Viral Satu Rumah di Nganjuk Berdiri di Tanah 2 Desa, Begini Ceritanya

oleh -63 Dilihat
WhatsApp Image 2026 03 29 at 9.48.28 AM
Rumah viral berdiri di antara Desa Demangan dan Sambirejo, Kecamatan Tanjunganom, Nganjuk (ist)

KabarBaik.co Nganjuk – Sebuah rumah warga di Kecamatan Tanjunganom, ganjuk, menjadi perbincangan etelah foto-fotonya beredar di media sosial. Penyebabnya adalah keberadaan tugu batas dua desa yang berdiri tepat di depan teras rumah tersebut, membuat rumah tersebut seolah-olah berada di dua wilayah sekaligus.

“Sebenarnya rumah saya ini seluruhnya masuk wilayah Desa Demangan, tepatnya Dusun Bendo. Sejak dulu,” ujar Mariyanto (69), pemilik rumah, Sabtu (28/3).

Mariyanto mengungkapkan ia telah tinggal bersama keluarga di rumah tersebut sejak tahun 1989, sedangkan tugu batas desa sudah ada di lokasi yang sama jauh sebelum ia mendirikan rumahnya. Batas sebenarnya antara Desa Demangan dan Desa Sambirejo adalah jalanan kecil yang berada di sisi selatan rumahnya.

“Batas antara Desa Demangan dan Sambirejo adalah jalanan kecil di sisi selatan rumahnya. Di selatan jalan masuk wilayah Dusun Putatmalang Desa Sambirejo. Sedangkan di utara jalan masuk wilayah Dusun Bendo, Desa Demangan,” jelasnya.

Karena terletak di sisi utara jalan batas, rumah Mariyanto secara resmi tercatat sebagai bagian dari Dusun Bendo, Desa Demangan, dan seluruh anggota keluarganya juga terdata sebagai penduduk desa tersebut. Ia bahkan mengaku tidak merasa terganggu dengan keberadaan tugu batas di depan rumahnya.

“Saya merasa tak masalah dengan keberadaan tugu tersebut. Bahkan, ketika merenovasi dan mengecat rumahnya dua tahun lalu, ia sekalian memperbaiki tugu dan mengecatnya dengan warna sama seperti rumahnya, yakni hijau muda,” ucapnya sambil menambahkan,

“Saya bikin lebih bagus dan enak dilihat,” katanya.

Suparno, perangkat Desa Demangan, menjelaskan alasan tugu batas ditempatkan di depan rumah Mariyanto. “Batas desa yang sebenarnya itu kan ada jalan perempatan kecil di sebelah rumah. Kalau dibangun di situ jadi menutup jalan, makanya digeser sedikit letaknya,” urainya. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Agus Karyono
Editor: Imam Wahyudiyanta


No More Posts Available.

No more pages to load.