Wakil Bupati Blitar Apresiasi Panen Raya Jagung di Desa Balerejo

oleh -405 Dilihat
16ce8569 a3e4 48f1 8e90 10080a53ec0a
Wakil Bupati Blitar Beky Herdiansah menghadiri Panen Raya Jagung di Desa Balerejo. (Foto: Ist)

KabarBaik.co – Wakil Bupati Blitar Beky Herdiansah, menghadiri Acara Panen Raya Jagung yang diselenggarakan di Desa Balerejo, Kecamatan Panggungrejo, pada Senin (24/2). Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya meningkatkan produksi pertanian serta mendukung ketahanan pangan di Kabupaten Blitar.

Turut hadir dalam acara tersebut anggota DPRD Kabupaten Blitar, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Blitar, para asisten, kepala perangkat daerah terkait, camat, anggota Forkopimcam Panggungrejo, kepala desa Balerejo beserta jajaran, BPP serta PPL Kecamatan Panggungrejo, kelompok tani Mulyo Desa Panggungrejo, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, serta tamu undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Blitar Beky Herdiansah mengungkapkan rasa syukur atas keberhasilan panen jagung ini serta menyampaikan apresiasi kepada para petani yang telah bekerja keras dalam meningkatkan hasil pertanian.

“Semoga kegiatan ini membawa manfaat bagi kita semua. Saya juga mengucapkan terima kasih atas doa dan dukungan panjenengan semua. Berkat dukungan itu, saya bersama Bupati Blitar, Bapak Rijanto, telah resmi dilantik oleh Presiden Prabowo Subianto pada 20 Februari lalu di Istana Negara sebagai Bupati dan Wakil Bupati Blitar periode 2025-2030. Untuk itu, saya berharap doa serta dukungan dari bapak/ibu semua tetap mengalir agar kita bisa bersama-sama membangun Kabupaten Blitar yang lebih sejahtera, lebih berdaya, dan berjaya,” ungkapnya.

Beky menegaskan bahwa sektor pertanian merupakan pilar penting dalam pembangunan Kabupaten Blitar. Kebutuhan pangan yang terus meningkat setiap tahun menuntut adanya strategi yang tepat dalam pengelolaan sumber daya pertanian. Salah satu komoditas strategis adalah jagung, yang tidak hanya menjadi bahan pangan utama masyarakat, tetapi juga berperan penting dalam industri pakan ternak.

“Sebagaimana kita ketahui bersama, peningkatan kebutuhan pangan terus terjadi seiring bertambahnya jumlah penduduk. Kabupaten Blitar sendiri memiliki luas wilayah 1.508 km² dan merupakan wilayah agraris, di mana sektor pertanian menyumbang 46,7 persen terhadap PDRB serta melibatkan 70 persen dari total penduduk yang mencapai 1,2 juta jiwa. Artinya, ada sekitar 840 ribu orang yang menggantungkan hidupnya pada sektor pertanian,” jelas Beky.

Dari sisi komoditas, Kabupaten Blitar memiliki potensi besar dalam berbagai jenis pertanian, mulai dari padi, jagung, kedelai, hortikultura (cabai, melon, semangka, nanas, manggis, dll.), hingga perkebunan (tebu, tembakau, kopi, dan lainnya).

Sebagai langkah konkret dalam meningkatkan produksi pangan, Pemerintah Kabupaten Blitar telah menjalin berbagai kerja sama dalam pengelolaan pertanian, termasuk dengan Polres Blitar dan Polres Blitar Kota dalam program penanaman jagung.

“Untuk diketahui bersama, pada tahun 2024, luas tanam jagung di Kabupaten Blitar mencapai 57.351 hektare, dengan luas panen 47.946 hektare, menghasilkan 256.246 ton jagung pipil. Sedangkan pada Januari 2025, target luas tanam meningkat menjadi 51.740 hektare, naik dari tahun sebelumnya yang sebesar 48.521 hektare, atau ada tambahan sekitar 3.219 hektare. Mudah-mudahan hasilnya semakin melimpah dan berkualitas,” terang Wakil Bupati Blitar.

Beky menekankan bahwa jagung tidak hanya menjadi konsumsi rumah tangga tetapi juga bahan utama untuk pakan ternak ayam, yang merupakan salah satu sektor unggulan di Kabupaten Blitar. Oleh karena itu, peningkatan produksi jagung menjadi bagian dari strategi besar dalam menjaga stabilitas ekonomi dan kesejahteraan petani.

Dalam kesempatan ini, Beky juga mengajak generasi muda untuk ikut serta dalam dunia pertanian dan tidak menganggap profesi petani sebagai pekerjaan yang ketinggalan zaman.

“Keberhasilan di bidang pangan bukan hanya tanggung jawab para petani, tetapi membutuhkan dukungan dari semua pihak, termasuk generasi muda. Saya berharap anak-anak muda di Kabupaten Blitar tidak gengsi untuk terjun ke dunia pertanian. Saat ini, dengan kemajuan teknologi, pertanian modern bisa menjadi peluang besar bagi anak muda untuk berinovasi dan meningkatkan produksi pangan. Kita bisa menciptakan lebih banyak petani milenial yang mampu bersaing dan beradaptasi dengan perkembangan zaman,” pungkasnya. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Calvin Budi Tandoyo
Editor: Andika DP


No More Posts Available.

No more pages to load.