KabarBaik.co – Wali Kota Batu, Nurochman, menerima kunjungan Tenaga Ahli Menteri Lingkungan Hidup (LH) RI sekaligus Pendiri Waste4Change, Mohamad Bijaksana Junerosano, Minggu (20/7). Kunjungan tersebut sebagai upaya penguatan pengelolaan sampah.
Pertemuan ini merupakan tindak lanjut dari kunjungan Menteri LH RI, Hanif Nurofiq, ke Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Tlekung, Kota Batu, pada 16 Juli lalu. Diskusi yang berlangsung di Balai Kota tersebut membahas sejumlah langkah strategis dalam penguatan pengelolaan sampah di Kota Batu.
Salah satu fokus utamanya adalah menjadikan Kota Batu sebagai role model pengelolaan sampah untuk kategori kota sedang di Indonesia. Dalam rangka mewujudkan hal tersebut, Wali Kota Nurochman menekankan pentingnya penguatan infrastruktur seperti Material Recovery Facility (MRF) di seluruh Tempat Pengelolaan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R) yang tersebar di desa dan kelurahan.
Nurochman menegaskan, pengelolaan sampah tidak bisa dilakukan secara parsial. Melainkan membutuhkan sinergi dari berbagai pihak, baik internal maupun eksternal. “Kami berharap ada sinergi yang kuat, tidak hanya antar-OPD di Pemkot Batu, tetapi juga dengan mitra internasional untuk mendukung program pengelolaan sampah berkelanjutan,” ujar Nurochman, Senin (21/7).
Ia menyebutkan, dalam pertemuan tersebut turut dibahas percepatan penyusunan regulasi daerah terkait pengelolaan sampah serta penyusunan Rencana Induk Pengelolaan Sampah (RIPS) sebagai panduan pembangunan jangka panjang sektor persampahan di Kota Batu.
“Jadi, kolaborasi antara Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Batu dan Kementerian LH RI akan difokuskan pada penguatan aspek teknis serta pendampingan implementasi program secara bertahap dan menyeluruh,” tandas Nurochman. (*)






