KabarBaik.co, Blitar – Wali Kota Blitar Syauqul Muhibbin mengajak kalangan pemuda untuk lebih berani menyampaikan kritik secara terbuka terhadap pemerintah kota.
Ajakan itu disampaikan saat forum diskusi bersama pemuda yang dikemas dalam kegiatan “Ngobras” (ngobrol santai) pada Sabtu (7/3) malam.
Dalam forum tersebut, Syauqul Muhibbin menilai pemuda perlu memiliki ruang khusus untuk menyampaikan aspirasi maupun gagasan mengenai berbagai persoalan di Kota Blitar. Menurutnya, forum dialog langsung seperti ini dapat menjadi tempat menampung kritik sekaligus mencari solusi bersama.
“Kami ingin pemuda punya wadah untuk menyampaikan aspirasi dan gagasan tentang Kota Blitar. Kira-kira apa saja catatan untuk kota ini,” ujarnya.
Ia menambahkan, kegiatan Ngobras rencananya akan digelar secara berkala agar komunikasi antara pemerintah dan generasi muda tidak terputus.
“Insyaallah kegiatan seperti ini akan sesering mungkin kita lakukan,” katanya.
Dalam kesempatan itu, Wali Kota juga menyinggung fenomena kritik di media sosial yang kerap disampaikan melalui akun anonim. Ia justru menantang pemuda untuk menyampaikan kritik secara langsung di hadapannya.
“Lebih baik kritis di depan saya daripada kritis memakai akun bodong. Lebih baik kita bertemu langsung dan ngobrol,” tegasnya.
Melalui forum tersebut, pemerintah kota berharap masukan dari pemuda dapat menjadi catatan penting bagi pembangunan Kota Blitar.(*)






