KabarBaik.co– Wali Kota Blitar Syauqul Muhibbin, menegaskan bahwa Program RT Keren yang kini dikenal sebagai RT Sae tidak terkena efisiensi anggaran.
Meskipun dalam visi dan misi awal dijanjikan dana hingga Rp 100 juta per RT, realisasinya saat ini masih menyesuaikan kondisi keuangan daerah.
“Harapan kami tetap bisa mencapai target, namun untuk tahun ini belum bisa. Kegiatan RT dan RW juga tidak banyak, jadi kami alihkan ke pelatihan dan beasiswa,” ujar Syauqul Muhibbin, Kamis (6/3).
Menurutnya, pembangunan infrastruktur di tingkat RT sudah cukup baik, sehingga kini pemerintah kota akan lebih fokus pada pengembangan sumber daya manusia (SDM).
“Kalau infrastruktur sudah baik, kita akan membangun SDM. Kami juga akan mencari beasiswa dari luar dan menyiapkan sumber daya manusia untuk itu,” tambahnya.
Lebih lanjut, ia menyebutkan bahwa pada 2026 pemerintah akan mengupayakan program untuk membantu lulusan SMA masuk ke perguruan tinggi.
“Kami berupaya agar pada 2026 ada program yang membantu SMA masuk perguruan tinggi,” ungkapnya.
Dengan fokus baru ini, Pemerintah Kota Blitar berharap dapat meningkatkan kualitas pendidikan dan kesejahteraan masyarakat melalui berbagai program pengembangan SDM.(*)







