Wali Kota Mojokerto Nyadran di Makam Pekuncen Jelang Ramadan, Ajak Warga Teladani Leluhur

oleh -50 Dilihat
Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari atau Ning Ita melaksanakan tradisi nyadran di Makam Pekuncen

KabarBaik.co, Mojokerto – Menjelang bulan suci Ramadan, Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari atau Ning Ita melaksanakan tradisi nyadran di Makam Pekuncen. Kegiatan itu dilakukan bersama perwakilan keluarga RM Djojodipuro.

Suasana berlangsung khidmat. Doa bersama dipanjatkan, lalu dilanjutkan dengan tabur bunga sebagai bentuk penghormatan kepada para leluhur.

RM Djojodipuro dikenal sebagai Patih Djapan dan tercatat sebagai salah satu tokoh penting dalam sejarah Mojokerto. Ia juga merupakan kakek buyut Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.

Ning Ita mengatakan, nyadran bukan sekadar tradisi tahunan. Menurut dia, tradisi tersebut menjadi momentum untuk mengenal dan meneladani para leluhur serta tokoh bangsa.

“Melalui nyadran ini kita tidak hanya mendoakan para pendahulu, tetapi juga belajar dari jejak perjuangan dan pengabdian mereka. Generasi muda harus mengenal siapa leluhurnya dan memahami sejarah daerahnya,” ujar Ning Ita, Senin (16/2).

Ia menambahkan, menjelang Ramadan menjadi waktu yang tepat untuk membersihkan hati dan memperkuat spiritualitas. Selain itu, tradisi seperti nyadran juga dinilai mampu mempererat rasa kebangsaan.

Menurut dia, menjaga tradisi dan mengenalkan tokoh-tokoh bersejarah merupakan bagian dari upaya merawat identitas dan karakter masyarakat Kota Mojokerto.

“Kita ingin nilai-nilai keteladanan para leluhur tetap hidup dan menjadi inspirasi dalam membangun Kota Mojokerto yang maju, berdaya saing, dan berkarakter,” kata dia. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Teguh Setiawan
Editor: Hairul Faisal


No More Posts Available.

No more pages to load.