Warga Banyuwangi Ditemukan Tewas di Sungai Simbar

oleh -42 Dilihat
Petugas Polsek Cluring saat mengevakuasi Jasad pria ditemukan tewas mengambang di Sungai Simbar. (Sumber: Polsek Cluring)

KabarBaik.co – Jasad pria ditemukan tewas mengambang di Sungai Simbar, Desa/Kecamatan Cluring, Banyuwangi, Senin (4/3). Sontak penemuan itu membuat geger warga setempat.

Kapolsek Cluring, AKP Abdul Rahman membenarkan penemuan tersebut. Jasad ditemukan sekira pukul 07.30 WIB.

“Jasad ditemukan tersangkut di batu kali,” kata Rahman.

Belakangan diketahui korban bernama Dodik Saputro (34), warga sekitar. Menurut keterangan polisi, korban sebelumnya dilaporkan hilang saat menjaring ikan di Sungai Simbar.

Korban berangkat menjaring ikan pada Sabtu, 2 Maret 2024 pukul 17.00 WIB. Saat itu korban mengajak keponakannya.

Baca juga:  Arus Balik, Warga Mulai Menyeberang ke Bali Via Pelabuhan Ketapang

“Sungai tempat korban menangkap ikan berapa tepat di belakang rumahnya,” jelas Kapolsek.

Hanya saja sampai Minggu, 3 Maret 2024 korban tidak kunjung pulang hingga membuat keluarga cemas.

Saat itu juga keluarga korban langsung melaporkan kejadian tersebut ke Kepala Dusun Krajan dan Kepala Desa Cluring.

“Kejadian ini diteruskan ke kami, Polsek Cluring,” imbuh Rahman.

Baca juga:  Tokoh Masyarakat Banyuwangi Imbau Masyarakat Tetap Rukun Pascapemilu

Warga dibantu TNI-Polri sempat mencari keberadaan korban di hari minggunya. Namun hingga malam usaha mereka tak membuahkan hasil.

Pencarian terus dilakukan hingga senin dini hari tapi sayangnya korban juga tak kunjung ketemu.

“Kami bersama warga terus menyisir pinggiran sungai. Akhirnya pukul 07.30 WIB korban berhasil ditemukan,” bebernya.

Korban langsung dievakuasi dan dibawa menggunakan ambulan ke Puskesmas Benculuk untuk dilakukan pemeriksaan luar.

Polisi juga sudah memintai keterangan keluarga, hasilnya bahwa korban memiliki riwayat penyakit tekanan darah tinggi.

Baca juga:  Terkena Ledakan Petasan, Jari Bocah di Banyuwangi Nyaris Putus

“Tidak menutup kemungkinan korban pada saat menjaring ikan terjatuh atau terpeleset. Sehingga mengakibatkan korban terseret arus sungai,” terangnya.

Pihak keluarga telah menerima dengan ikhlas atas kepergian korban dan membuat surat pernyataan menolak auptopsi.

“Jenazah korban sudah kami serahkan kepada pihak keluarga untuk segera dilakukan proses pemakaman,” tandasnya.(Ikhwan)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News


No More Posts Available.

No more pages to load.