Warga Gresik Serbu Gerakan Pangan Murah Jelang Ramadan 2026, Wabup Alif Pastikan Harga Bapok Stabil

oleh -104 Dilihat
Wabup Gresik Asluchul Alif saat meninjau Gerakan Pangan Murah. (Foto: Andika DP)

KabarBaik.co, Gresik – Ratusan warga menyerbu Gerakan Pangan Murah (GPM) di Pendopo Alun-alun Gresik, Jumat (13/2). Kegiatan ini digelar menjelang Hari Raya Imlek, bulan suci Ramadan 1447 Hijriah, sekaligus menyambut HUT ke-52 Pemkab Gresik dan Hari Jadi Kota Gresik ke-539.

Antusiasme warga tampak sejak pagi. Meskipun Gerakan Pangan Murah baru dimulai pukul 08.00 WIB, mereka rela antre bahkan satu jam sebelum kegiatan. Salah satunya adalah Eliswati, 56, warga Tlogopojok, Gresik.

Dia datang sekitar pukul 07.00 WIB. Membeli sejumlah kebutuhan pokok seperti beras SPHP, gula hingga bawang merah. “Di sini harganya lebih murah. Senang sekali, sangat membantu masyarakat kecil,” ungkapnya tersenyum bahagia.

Pemerintah menyediakan sejumlah komoditas dalam Gerakan Pangan Murah kali ini. Antara lain Beras SPHP 2,5 ton dengan harga Rp 11.000/kilogram (kg). Lalu Beras Premium 500 Kg harga Rp 14.000/Kg.

Salah satu warga usai berbelanja di Gerakan Pangan Murah, Gresik. (Foto: Andika DP)

Selanjutnya Minyak goreng Minyakita tersedia 360 liter dengan harga Rp 15.000/liter. Gula Pasir Premium tersedia 80 kg, harga Rp 16.000/Kg. Gula Pasir PG Kremboong tersedia 450 Kg, harga Rp 15.000/Kg.

Kemudian, Bawang merah tersedia 100 Kg, harga Rp 15.000/ 500 gram. Bawang putih kating sebanyak 100 Kg seharga Rp 13.000/ 500 gram. Cabe rawit merah tersedia 20 Kg,
harga Rp 7.000/ons. Cabe merah besar tersedia 20 Kg, harga Rp 5.000/ 2,5 ons. Terakhir, telur ayam ras tersedia 60 pack, harga Rp 24.000/pack.

Untuk diketahui, Gerakan Pangan Murah ini digelar serentak secara nasional. Kolaborasi Badan Pangan Nasional (Bapanas), Kementan RI, Bulog ID FOOD dan pemerintah daerah. Tujuannya menjaga stabilitas harga bahan pokok menjelang Ramadan 1447 Hijriah.

Wabup Gresik Asluchul Alif hadir langsung meninjau kegiatan tersebut. Pihaknya menegaskan kesiapan Pemkab Gresik mengawal arahan Presiden Prabowo Subianto dalam memastikan pasokan dan stabilitas harga bahan pokok menjelang Ramadan tahun ini.

“Kami selalu turun untuk menjaga harga pangan di pasar. Kemudian dibantu Satgas Pangan dari kepolisian, itu juga ikut menjaga (stabilitas harga menjelang Ramadan, Red). Sebagaimana perintah Bapak Presiden, kita akan menjaga stabilitas harga pangan di Gresik,” kata Wabup Alif usai kegiatan.

Kepala DPKP Jatim Heru Suseno (tengah) didampingi Wabup Gresik Asluchul Alif saat Gerakan Pangan Murah. (Foto: Andika DP)

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Jawa Timur Heru Suseno memastikan stok dan harga pangan di wilayahnya cenderung stabil. “Hanya cabai rawit saja yang memang masih mahal. Lainnya masih stabil,” ujarnya.

“Sesuai arahan pemerintah pusat, melaksanakan kegiatan GPM dalam rangka menjelang hari besar keagamaan. Khususnya sebentar lagi Imlek, Ramadan, kemudian Idul Fitri. Bu Gubernur (Khofifah Indar Parawansa, Red) menyampaikan bahwa pada saat Ramadan harga bahan pokok tidak boleh naik,” tegasnya.

Gerakan Pangan Murah pun menjadi kegiatan yang dinanti-nanti masyarakat. Dalam setiap penyelenggarakan, komoditas pangan yang disediakan selalu ludes dalam sekejap. Hal ini menggambarkan manfaat GPM yang dirasakan oleh masyarakat.(*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Editor: Andika DP


No More Posts Available.

No more pages to load.