Warga Kalikejambon Jombang Terima Bantuan Pangan, Ini Harapan Bupati Jombang

oleh -131 Dilihat
WhatsApp Image 2025 12 22 at 14.01.41
Penyaluran bantuan beras dan minyak goreng untuk warga Kalikejambon. (Foto: Istimewa)

KabarBaik.co – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jombang kembali menyalurkan bantuan pangan kepada masyarakat. Kali ini bantuan berupa beras dan minyak goreng diserahkan kepada warga Desa Kalikejambon, Kecamatan Tembelang, Senin (22/12).

Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis oleh Bupati Jombang Warsubi di Balai Desa Kalikejambon. Bantuan tersebut merupakan bagian dari program bantuan pangan alokasi bulan Oktober dan November 2025.

Program bantuan pangan ini merupakan kebijakan pemerintah pusat melalui Badan Pangan Nasional (Bapanas) yang pelaksanaannya dipercayakan kepada Perum Bulog. Tujuannya untuk menjaga daya beli masyarakat sekaligus menekan gejolak harga pangan dan laju inflasi.

Pimpinan Bulog Kantor Cabang Mojokerto, Mohamad Husni, menjelaskan bahwa secara nasional bantuan pangan disalurkan kepada 18.277.083 penerima di seluruh Indonesia.

“Setiap penerima mendapatkan 10 kilogram beras dan 2 liter minyak goreng per bulan. Karena disalurkan untuk dua bulan sekaligus, maka masing-masing Penerima Bantuan Pangan menerima total 20 kilogram beras dan 4 liter minyak goreng,” kata Husni.

Di Kabupaten Jombang jumlah penerima bantuan pangan tercatat sebanyak 109.086 PBP yang tersebar di 21 kecamatan dan 306 desa. Khusus Desa Kalikejambon, terdapat 273 penerima bantuan.

Husni menegaskan, data penerima bantuan bersumber dari Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) milik Kementerian Sosial RI. Jika di lapangan ditemukan penerima yang sudah tidak memenuhi kriteria, seperti sudah mampu atau meninggal dunia, maka akan dilakukan penggantian sesuai mekanisme yang berlaku. “Semua tetap mengacu pada DTSEN agar bantuan benar-benar tepat sasaran,” tegasnya.

Sementara itu, Bupati Jombang Warsubi menyampaikan bahwa penyaluran bantuan pangan ini merupakan bagian dari stimulus ekonomi nasional tahun 2025.

Selain membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, program ini juga diharapkan mampu menekan angka kemiskinan dan menjaga stabilitas pangan di daerah. “Saya berharap sinergi antara pemerintah daerah, pemerintah desa, serta seluruh pihak terkait terus terjaga, sehingga distribusi bantuan pangan berjalan lancar, tertib, dan tepat sasaran,” ujar Warsubi.

Penyaluran bantuan pangan di Kabupaten Jombang dijadwalkan berlangsung selama November hingga Desember 2025, dengan titik distribusi di masing-masing balai desa. “Program ini menjadi ikhtiar bersama untuk melindungi masyarakat dari tekanan harga pangan dan menjaga stabilitas ekonomi, khususnya bagi keluarga rentan,” pungkasnya. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Teguh Setiawan
Editor: Hairul Faisal


No More Posts Available.

No more pages to load.