KabarBaik.co – Kerusakan jalan sepanjang sekitar 200 meter di wilayah RT 3 RW 2, Desa Tambak Sumur, waru Sidoarjo membuat warga semakin resah. Jalan yang berlubang dan bergelombang itu sudah lama dikeluhkan karena kerap membahayakan pengguna jalan, terutama pengendara roda dua.
Tokoh masyarakat setempat, Maskur, menyebut kondisi tersebut diperparah oleh banjir yang sering menggenangi kawasan itu. Genangan air biasanya bertahan hingga tiga hari sebelum surut, sehingga mempercepat kerusakan badan jalan.
“Setiap habis banjir, jalannya makin parah. Lubangnya tambah dalam dan melebar, tapi belum juga ada perbaikan,” ujar Maskur, Minggu (11/1).
Karena tak kunjung mendapat penanganan, warga akhirnya mengambil inisiatif menanami lubang-lubang jalan dengan pohon pisang pada Sabtu (9/1) pagi. Aksi tersebut dilakukan sebagai bentuk keprihatinan sekaligus peringatan agar pengguna jalan lebih waspada.

“Ini supaya pengendara tidak celaka dan juga agar pihak terkait tahu kalau kondisi jalannya sudah rusak berat,” jelasnya.
Keresahan warga pun akhirnya mendapat respons. Perbaikan jalan berupa penambalan dijadwalkan dilakukan hari ini. Meski demikian, warga berharap perbaikan dilakukan secara menyeluruh agar kerusakan serupa tidak kembali terulang.
“Alhamdulillah sekarang ada respons. Harapannya jangan cuma tambal sulam, tapi benar-benar diperbaiki supaya aman dilewati,” pungkas Maskur. (*)






