Westlife Bikin Jakarta Bernyanyi Bersama di Konser A Gala Evening

oleh -159 Dilihat
Konser Westlife di Tangerang, Selasa malam (10/2). (Foto Antara)

KabarBaik.co, Jakarta,- Ribuan suara menyatu di Nusantara International Convention Exhibition (NICE) PIK 2, Selasa (10/2) malam. Bukan sekadar konser, tapi seperti reuni besar dengan kenangan masa remaja. Ketika tiga sosok Westlife melangkah ke panggung dan nada pertama World of Our Own dimainkan, Jakarta seketika berubah menjadi mesin waktu.

“Hello Jakarta! Aku cinta kamu!” Sapa Shane Filan dalam bahasa Indonesia yang langsung disambut teriakan histeris.

Malam itu, bukan hanya Westlife yang bernyanyi. Para penggemar ikut mengambil alih setiap lirik, menjadikan konser A Gala Evening terasa seperti karaoke massal penuh emosi.

Lagu demi lagu mengalir tanpa jeda, membawa memori penonton kembali ke akhir 90-an hingga awal 2000-an. If I Let You Go, Bop Bop Baby, dan When You’re Looking Like That membuat ribuan Westlifer—sebutan penggemar mereka—melompat, bernyanyi, dan tersenyum lebar.

Meski tampil tanpa Mark Feehily yang masih beristirahat demi pemulihan kesehatan, Shane, Nicky Byrne, dan Kian Egan tetap menghadirkan pertunjukan megah. Iringan orkestra memberi nuansa elegan, sekaligus hangat, membuat konser terasa lebih intim dan emosional.

Saat Mandy dan I Have a Dream dibawakan, suasana berubah syahdu. Banyak penonton memejamkan mata, larut dalam kenangan. “Lagu ini sudah tua sekali, sama sepertiku,” canda Kian, disambut tawa penonton.

“Kalau saya tua, kalian juga tua!” sambungnya. Candaan itu justru membuat jarak antara idola dan penggemar lenyap. Westlife terasa bukan seperti bintang besar, melainkan teman lama yang akhirnya bertemu lagi.

Malam nostalgia berlanjut dengan Uptown Girl, sentuhan jazz lewat Ain’t That a Kick in the Head dan Mack the Knife, hingga deretan lagu wajib seperti Flying Without Wings, My Love, What About Now, dan You Raise Me Up. Setiap lagu dinyanyikan bersama penuh penghayatan, seolah tiap orang punya cerita pribadi di baliknya.

Konser ditutup dengan Swear It Again, lagu debut yang seakan menjadi lingkaran penuh perjalanan 25 tahun mereka. Total 19 lagu dibawakan, menjadikan A Gala Evening lebih dari sekadar pertunjukan, melainkan perayaan sejarah hidup banyak orang.

Bagi Westlife, Indonesia bukan cuma lokasi tur. Ada ikatan emosional yang lebih dalam. “Kami selalu merasa ini rumah kedua kami. Selama 25 tahun, kalian selalu menunjukkan cinta yang luar biasa,” ungkap Shane.

Nicky bahkan menyebut Indonesia sebagai negara yang “tak tertandingi” bagi Westlife, mengingat besarnya dukungan dan pencapaian platinum yang mereka raih di sini.

Sementara Kian mengenang Indonesia sebagai salah satu negara pertama yang mereka kunjungi di awal karier. Sambutan hangat di bandara hingga lautan penggemar kala itu masih membekas hingga sekarang. “Dan cinta kami untuk Indonesia terus tumbuh,” katanya.

Malam itu membuktikan satu hal bahwa Westlife mungkin telah menua bersama waktu, tetapi lagu-lagu mereka tetap abadi. Dan bagi ribuan orang di NICE, konser tersebut bukan sebatas hiburan. Namun, perjalanan pulang ke kenangan yang tak pernah benar-benar pergi. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: F. Noval
Editor: Supardi Hadry


No More Posts Available.

No more pages to load.