Wow, Timnas Indonesia Tantang Bulgaria di FIFA Series 2026: Berikut Jadwal dan Jumlah Peserta

oleh -674 Dilihat
FIFA SERIES

PENTING & MENARIK:

  • Indonesia untuk kali pertama menjadi tuan rumah FIFA Series 2026. Ajang ini menjadi momentum emas bagi Timnas Indonesia tampil di level global tanpa harus menunggu turnamen besar.
  • Ujian perdana John Herdman sebagai pelatih.  Turnamen ini memberi kesempatan strategis bagi Skuad garuda menguji kekuatan melawan tim lintas konfederasi sekaligus mendongkrak peringkat dunia.

KabarBaik.co — Sepak bola Indonesia kembali menorehkan tonggak penting di level internasional. Untuk kali pertama dalam sejarah, Indonesia resmi ditunjuk FIFA sebagai tuan rumah FIFA Series 2026, turnamen antarnegara lintas konfederasi yang akan digelar pada jeda internasional FIFA, 23–31 Maret 2026.

Bagi Timnas Indonesia, ajang tersebut bukan sekadar pertandingan persahabatan. FIFA Series 2026 menjadi awal era baru di bawah kepemimpinan pelatih anyar John Herdman, yang akan menjalani debut kompetitifnya bersama skuad Garuda di hadapan publik sendiri.

Kepercayaan FIFA menunjuk Indonesia sebagai tuan rumah dinilai sebagai bukti meningkatnya reputasi sepak bola nasional. Baik dari sisi infrastruktur, organisasi, maupun daya tarik pasar. Di sisi lain, turnamen ini menjadi panggung pembuktian Herdman dalam menerapkan filosofi permainan dan membentuk kerangka tim menuju target jangka panjang Timnas Indonesia.

Apa Itu FIFA Series 2026?

FIFA Series 2026 merupakan edisi kedua dari FIFA Series, turnamen resmi FIFA yang mempertemukan tim nasional dari konfederasi berbeda dalam format kompetisi mini. Turnamen ini digelar setiap bulan Maret di tahun genap, bertepatan dengan kalender resmi FIFA International Match Window.

Tujuan utama FIFA Series adalah memberi kesempatan negara anggota FIFA menghadapi lawan lintas konfederasi, meningkatkan kualitas teknis dan daya saing global, mengurangi kesenjangan kompetitif antarnegara.

Pada edisi 2026, FIFA Series diikuti oleh 36 tim nasional yang dibagi ke dalam 9 seri, dengan masing-masing seri berisi 4 tim. Setiap seri FIFA Series 2026 menggunakan format turnamen mini dengan sistem 2 kali pertandingan di masing-masing lokasi tuan rumah, total laga per seri: 4 pertandingan, durasi turnamen sekitar 7–9 hari, poin sama seperti pertandingan internasional resmi (menang, seri, kalah). Tidak ada final antarseri karena setiap seri berdiri sendiri,

Tim-tim akan dipasangkan sedemikian rupa untuk memastikan mereka menghadapi lawan dari konfederasi berbeda, sesuai dengan misi utama FIFA Series. Seluruh pertandingan FIFA Series 2026 berstatus laga internasional resmi FIFA, sehingga mempengaruhi ranking FIFA,

Nilai poin dihitung berdasarkan, kekuatan lawan, konfederasi, hasil pertandingan, kemenangan atas tim dengan ranking lebih tinggi akan memberikan tambahan poin signifikan.

Bagi Indonesia, turnamen ini menjadi kesempatan strategis untuk mendongkrak peringkat FIFA, mengumpulkan poin penting menjelang undian turnamen resmi, menghadapi lawan non-Asia tanpa harus menunggu Piala Dunia atau turnamen besar, momentum penting bagi John Herdman

.FIFA Series 2026 akan menjadi ujian perdana John Herdman sebagai pelatih Timnas Indonesia di level internasional. Dengan dua pertandingan kompetitif, Herdman memiliki ruang untuk menguji skema permainan, menilai adaptasi pemain terhadap sistem baru, mengombinasikan pemain berpengalaman dan talenta muda.

Bermain sebagai tuan rumah juga memberi keuntungan non-teknis berupa dukungan publik, yang bisa menjadi dorongan penting bagi proses transisi tim.

Berikut daftar lengkap negara peserta yang terbagi dalam sembilan seri:

Seri Australia

  1. Australia
  2. Curaçao
  3. Kamerun
  4. Tiongkok

Seri Azerbaijan

  1. Azerbaijan
  2. Oman
  3. Sierra Leone
  4. Saint Lucia

Seri Indonesia

  1. Bulgaria
  2. Indonesia
  3. Kepulauan Solomon
  4. Saint Kitts dan Nevis

Seri Kazakhstan

  1. Kazakhstan
  2. Komoro
  3. Kuwait
  4. Namibia

Seri Puerto Riko

  1. Guam
  2. Kepulauan Virgin Amerika Serikat
  3. Puerto Riko
  4. Samoa Amerika

Seri Rwanda A

  1. Estonia
  2. Grenada
  3. Kenya
  4. Rwanda

Seri Rwanda B

  1. Aruba
  2. Liechtenstein
  3. Makau
  4. Tanzania

Seri Selandia Baru

  1. Chile
  2. Finlandia
  3. Selandia Baru
  4. Tanjung Verde

Seri Uzbekistan

  1. Gabon
  2. Trinidad dan Tobago
  3. Uzbekistan
  4. Venezuela

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Editor: Supardi Hardy


No More Posts Available.

No more pages to load.