KabarBaik.co – Setelah melalui proses seleksi administrasi, verifikasi lapangan, presentasi, dan wawancara yang ketat, berikut adalah 10 inovator terbaik yang berhasil lolos ke babak final Lomba Inovasi Petani Milenial Hortikultura Jatim 2025.
1. Ahmad Lafillian Romadhi (Jombang)
Inovasi: Smart Farming Melonponik
Dengan sistem pertanian cerdas berbasis teknologi, Ahmad menghadirkan terobosan dalam budidaya melon yang efisien dan berkelanjutan.
2. Dinar Anggry Andina (Kediri)
Inovasi: Strudel Nanas Oleh-Oleh Khas Gunung Kelud
Mengolah hasil pertanian lokal menjadi produk kuliner siap jual, Dinar menyajikan inovasi agro-wisata yang mendukung ekonomi kreatif.
3. Miskiyanto (Situbondo)
Inovasi: Smart Eco-Digital Agriculture for Youth Advancement in Horticulture
Miskiyanto menggabungkan konsep ekologi dan digital untuk memajukan pertanian hortikultura yang ramah lingkungan dan berbasis teknologi.
4. Abd. Hakki (Sampang)
Inovasi: Model Agribisnis Jamur Tiram Terintegrasi Hulu-Hilir Berbasis Petani Milenial (MANTAP)
Abd. Hakki membangun sistem agribisnis jamur tiram yang terintegrasi dari hulu hingga hilir, melibatkan petani milenial dalam rantai nilai.
5. Moch Bagus Zakaria (Lamongan)
Inovasi: Budidaya Melon Premium Berbasis IoT dan Mitra
Menggunakan Internet of Things (IoT), Bagus menciptakan sistem budidaya melon premium yang terhubung dengan mitra usaha.
6. Mochammad Priyono, Sp (Pasuruan)
Inovasi: Kento Horte Tech
Inovasi teknologi hortikultura yang dikembangkan Mochammad Priyono menawarkan solusi praktis dan aplikatif untuk petani modern.
7. Aulia Iqbal Firdaus (Ngawi)
Inovasi: Cavendish Integrated Smart Agriculture for Taste and Agritourism (CAVISTA)
Mengintegrasikan pertanian pintar dengan agrowisata, Aulia menghadirkan pengalaman bertani yang menarik dan bernilai tambah.
8. Gigih Prayoga (Lamongan)
Inovasi: Ladang Prayoga – Agro Wisata Petik Melon Premium
Gigih mengembangkan destinasi agrowisata yang memadukan aktivitas petik melon premium dengan peningkatan nilai tambah ekonomi masyarakat.
9. Ely Nur Khomsyi Aviyanti (Lamongan)
Inovasi: Pisang Guno Djembar – Inovasi Desa Trepan Menuju Ketahanan Pangan & Ekonomi Sirkular
Ely memanfaatkan pisang sebagai komoditas unggulan untuk menciptakan ketahanan pangan dan ekonomi sirkular di desanya.
10. Nur Hasyim Saputra (Probolinggo)
Inovasi: Optimalisasi Penggunaan Pupuk dengan Aplikasi Cerdas Tani Berbasis AI
Nur Hasyim menghadirkan solusi digital berbasis kecerdasan buatan untuk meningkatkan efisiensi penggunaan pupuk dan hasil panen.
Lomba ini diselenggarakan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Jatim bekerja sama dengan media siber KabarBaik.co dan UPN Veteran Surabaya. Terhadap peserta 10 besar, tim dewan juri akan melakukan penilaian lapangan.(*)







