10 Sekolah di Depok Terima Ancaman Bom, Polisi Buru Pelaku

oleh -199 Dilihat
1000659254
Bentuk pengancaman oleh pelaku terhadap 10 sekolah di Depok, Jawa Barat pada Selasa (23/12/2025). ANTARA/HO-Humas Polres Metro Depok

KabarBaik.co – 10 Sekolah di Depok menerima ancaman bom. Meski tak terbukti namun polisi tetap menyelidiki kasus tersebut.

10 Sekolah di Depok yang menerima ancaman bom adalah SMA Arrahman, SMA Al Mawaddah, SMA 4 Depok, SMA PGRI 1, SMA Bintara Depok, SMA Budi Bakti, SMA Cakra Buana, SMA 7 Sawangan, SMA Nururrahman dan SMAN 6 Depok.

Pelaku mengancam melalui email. Kasi Humas Polres Metro Depok AKP Made Budi menjelaskan pengirim email tersebut menggunakan nama Kamila Hamdi dengan alamat email kluthfiahamdi@gmail.com.

“Alamat email yang digunakan oleh pelaku saat ini sudah diselidiki oleh polisi,” kata Made dalam keterangannya di Jakarta, Rabu (24/12).

Made menambahkan pihaknya belum dapat menjelaskan apakah benar email tersebut memang sengaja mengirim ancaman tersebut atau diretas oleh orang lain.

“Sebenarnya, kita enggak tahu email tersebut dipakai orang lain atau tidak, apakah benar si pemilik alamat email itu yang ketik atau enggak, masih dalam proses penyelidikan,” kata Made Budi.

Berdasarkan foto yang diterima ANTARA, ancaman tersebut jika diterjemahkan berbunyi:

“Sekolah se-kota Depok yang terima email saya, saya bakal teror bom, sama culik, bunuh, tebar narkoba ke semua sekolah yang terima email ini waktu yang kamu semua tunggu aja anak-anak didik kamu semua jadi korban.

Saya benci sama pendidikan di Depok, tidak terima polisi tidak adil, tidak tanggapin laporan polisi saya karena saya diperkosa dan cowok yang perkosa saya tidak tanggung jawab menikahi saya.

Saya Kamila Luthfiani Hamdi alumni SMP dan SMA IT Nurrurahman, alumni Universitas Telkom, saya sangat bertanggung jawab atas yang saya lakukan

Jalan Jati Ulin blok F/no 6 kavling UI barat rumah saya

Saya tidak takut sama apa yang saya lakukan dengan nama almamater-almamater saya”

Terkait bentuk ancaman tersebut, Made Budi menyebutkan pihaknya telah melakukan pengecekan alamat rumah tersebut dan memang benar ada alamat rumah tersebut.

“Rumah yang disebut itu memang ada di situ alamatnya, tapi itu rumah si Kamila atau bukan belum tahu dan belum bisa dipastikan si Kamila tinggal di situ atau tidak karena masih dalam penyelidikan,” katanya.

Made menyebut ancaman bom tersebut tidak terbukti setelah dilakukan penyisiran terhadap 10 sekolah yang menerima ancaman tersebut. (ANTARA)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Editor: Imam Wahyudiyanta


No More Posts Available.

No more pages to load.