KabarBaik.co —Kebakaran besar melanda sebuah pabrik tas di Jalan Keboharan Raya, Kecamatan Krian, Sidoarjo, pada Minggu (15/9). Insiden kebakaran pabrik milik PT Javas Langgeng dan baru bisa dikendalikan setelah lebih dari lima jam pemadaman.
Kebakaran pertama kali dilaporkan pada pukul 08.05 WIB. Pemadam kebakaran langsung merespon dengan cepat. Tim dari Rayon 4 Wiyung berangkat pukul 08.06 WIB dan tiba di lokasi kejadian pada pukul 08.21 WIB. Setibanya di lokasi, petugas langsung melakukan upaya pemadaman.
Menurut Kepala Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Surabaya, Wasis Sutikno, tim dari Surabaya mengerahkan lima unit pemadam kebakaran. “Kami menurunkan 1 unit tempur dari Rayon 4 Wiyung, 1 unit dari Rayon 3 Rungkut, 1 unit Pyton dari Rayon 1 Pasar Turi, dan dua tim rescue,” ujar Wasis. Selain itu, dari Sidoarjo, 7 unit pemadam kebakaran Pemkab Sidoarjo serta 7 unit damkar dari perusahaan sekitar juga terlibat dalam pemadaman.
Kebakaran melahap sebagian besar bangunan pabrik. Bangunan yang terbakar diperkirakan seluas 30×70 meter dari total luas bangunan 100×50 meter. Benda yang terbakar meliputi bahan jadi plastik dan solar sebanyak 4.000 liter, yang mempercepat penyebaran api di area pabrik.
Pemadaman berlangsung cukup lama. Api baru bisa dikendalikan pada pukul 11.35 WIB, dan proses pembasahan selesai sekitar pukul 13.00 WIB. Sumber air untuk pemadaman diambil dari sungai yang berada di depan lokasi kebakaran dengan bantuan Unit Pyton.
Meski kebakaran ini cukup besar, tidak ada korban jiwa yang dilaporkan. Namun, penyebab kebakaran belum diketahui dan masih dalam penyelidikan lebih lanjut oleh pihak berwenang. “Kami masih melakukan investigasi untuk mengetahui asal mula kebakaran,” kata Wasis Sutikno.
Pabrik yang terbakar diketahui milik PT Javas Langgeng, yang beralamat di Jalan Raya Sidorejo No. 25, Patoman, Sidorejo, Kecamatan Krian, Kabupaten Sidoarjo. Meskipun belum ada pernyataan resmi terkait jumlah kerugian, diperkirakan kerugian material cukup signifikan mengingat sebagian besar area gudang penyimpanan terbakar. (*)