KabarBaik.co- Sebanyak 20 pelajar putri terbaik dari berbagai kabupaten/kota di Jatim mengikuti “Karantina Duta Pelajar 2026” selama tiga hari, 9-11 Januari. Program intensif yang digelar PW IPPNU Jatim ini bertujuan membentuk pelajar NU yang cerdas, berkarakter, dan siap berperan aktif di masyarakat.
“Ke-20 finalis ini dibekali materi Kepemimpinan dan Character Building di Kantor PW NU Jawa Timur, sebelum mengakhiri karantina di Pesantren Digipreneur Al Yasmin Surabaya,” ujar Ketua PW IPPNU Jatim, Aisyah Nur Afifah Maulidiyyah, Minggu (11/1).
Aisyah menegaskan, Duta Pelajar IPPNU bukan sekadar gelar prestisius. “Program ini menyiapkan pelajar putri NU yang berilmu, berakhlak, dan berdaya guna bagi masyarakat. Represent with grace bukan tentang kesempurnaan, tetapi kemampuan menjaga nilai dalam setiap cerita,” jelasnya.
Materi karantina meliputi Leadership & Character Building, Public Speaking, dan Personal Branding, dibawakan oleh pemateri inspiratif seperti Norma Hasanatul Maghfiroh MPd (Duta Santri Nasional). Selain itu, peserta juga mengikuti Mental Health & Konselor Sebaya, Beauty Class, Digital Literacy & Content Creation, Pageant Class, hingga Koreografi Dance Opening.
“Melalui kegiatan ini, para Duta IPPNU diharapkan menjadi pelajar yang cakap intelektual, matang emosional, dan berakhlak, sesuai nilai Ahlussunnah wal Jama’ah An-Nahdliyah,” tambah Aisyah.
Selain itu, PW IPNU Jatim bekerja sama dengan Baznas Jatim menyalurkan Beasiswa Baznas Pemprov Jatim kepada 50 pelajar NU, yang mencakup 43 siswa SMA/SMK/MA dan 7 siswa MTs/SMP. “Bantuan ini digunakan untuk membayar SPP bulanan dan kebutuhan sekolah. Semoga IPNU Jatim terus bisa mendukung pelajar di seluruh Jawa Timur,” ujar Ketua PW IPNU Jatim, M Rafli Rifki Reza.
Program ini sekaligus menegaskan komitmen IPPNU dan IPNU Jatim dalam mencetak generasi pelajar yang kompeten, berakhlak, dan siap menjadi teladan di masyarakat. (*)







