100 Tahun NU untuk Indonesia: Berikut Rangkaian Kegiatan PWNU Jatim

oleh -423 Dilihat

KabarBaik.co- Bulan Januari 2026 ini menjadi bulan yang istimewa bagi Nahdlatul Ulama (NU). Pasalnya, organisasi kemasyarakatan (Ormas) Islam terbesar itu genap berusia 100 tahun atau satu abad dalam kalender masehi, terhitung sejak didirikan Hadratussyaikh KH Hasyim Asy’ari, pada 31 Januari 1926 silam.

Momentum bersejarah tersebut juga disemarakkan oleh Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur melalui rangkaian kegiatan bertajuk “Satu Abad NU” yang digelar sejak 7 Januari hingga 8 Februari 2026. Beragam agenda disiapkan. Mulai dari sarasehan pesantren, pameran ekonomi kreatif NU (NUConomic), Festival GenZI-NU, hingga Mujahadah Kubro sebagai puncak peringatan.

Ketua Panitia Harlah Satu Abad NU PWNU Jawa Timur, Prof Dr H Masykuri Bakri, mengatakan bahwa rangkaian peringatan tersebut diawali dengan Kick Off Satu Abad NU serta Sarasehan Pesantren dan Kebangsaan yang digelar di Universitas Islam Malang (Unisma) pada 7 Januari 2026.

“Kick off ini menghadirkan narasumber dari Kementerian Agama RI, UIN Sunan Ampel Surabaya, Pesantren Tebuireng, serta Bayt al-Hikmah Pasuruan,” ujar Prof Masykuri dalam keterangannya di Surabaya, Minggu (4/1)

Dia menjelaskan, peringatan Satu Abad NU di Jawa Timur mengusung tema “Memperkokoh Jam’iyyah, Tradisi, Kontribusi, dan Mengembangkan Peradaban.” Tema tersebut menjadi refleksi atas peran historis NU dan pesantren selama satu abad pertama, sekaligus pijakan untuk menyiapkan abad kedua NU.

“Fokus abad kedua adalah penguatan program layanan, seperti ekonomi, kesehatan, pendidikan, sosial-budaya, serta penyiapan Generasi Z Islami NU atau GenZI-NU,” kata Guru Besar Unisma Malang itu.

Setelah kick off dan sarasehan, agenda dilanjutkan dengan Ziarah Muassis pada 24-25 Januari 2026. Pada 24 Januari, ziarah dilakukan secara serentak oleh PCNU kabupaten/kota ke makam para muassis di daerah masing-masing. Sementara pada 25 Januari, PWNU Jawa Timur bersama seluruh elemen NU melakukan ziarah terpusat ke Jombang.

Ziarah di Jombang antara lain dilakukan ke makam KH Hasyim Asy’ari, KH Wahab Chasbullah, KH Bisri Syansuri, dan KH Romli Tamim. “Tanggal 25 Januari semuanya ke Jombang, sedangkan tanggal 24 Januari ziarah dilakukan oleh PCNU sesuai wilayahnya masing-masing, tetapi waktunya serentak,” jelasnya.

Rangkaian kegiatan berlanjut dengan Pameran Seni Rupa “Mangsa Kalasubo” yang digelar pada 30 Januari hingga 8 Februari 2026 di Galeri DKS Balai Pemuda Surabaya. Pameran ini melibatkan sejumlah seniman nasional, di antaranya KH Ahmad Mustofa Bisri (Gus Mus), Acep Zamzam Noor, dan Nasirun.

Pameran tersebut juga dirangkai dengan Historical Trips pada 30 Januari yang menelusuri jejak sejarah kelahiran NU di Surabaya, seperti Kertopaten, Bubutan, Peneleh, Kebondalem, Kawatan, Jalan Sasak, hingga Ampel. Sementara pada 31 Januari 2026, NU juga menggelar layanan kesehatan gratis di seluruh RSNU dan Klinik NU se-Jawa Timur.

Memasuki awal Februari, tepatnya 5–7 Februari 2026, PWNU Jawa Timur menggelar agenda bertema NU-Conomic di Kampung Cokelat, Blitar. Kegiatan ini meliputi pameran dan talkshow tiga pilar NU-Conomic, yakni UMKM, pertanian dan hilirisasi, serta filantropi berbasis wakaf dan zakat.

Selain itu, digelar pula Konser Amal untuk Sumatera-Aceh, yang diawali dengan ngaji bersama Gus Iqdam (5/2), Lailatul Hadrah Ishari (6/2), dan ditutup Konser Amal bersama Alma Esbeye atau Umi Kulsum RI (7/2).

Di lokasi yang sama, berlangsung Festival GenZI-NU berupa Digital dan AI Bootcamp bekerja sama dengan Google Indonesia, yang menyasar pelajar SMA, mahasiswa, serta pendidik Ma’arif. Juga digelar final berbagai lomba GenZI-NU, seperti Lalaran Alfiyah, pidato bahasa Arab dan Inggris, audisi qiraatul kutub, serta kompetisi AI.

Puncak peringatan Satu Abad NU digelar dalam bentuk Mujahadah Kubro di Stadion Gajayana, Malang, pada 8 Februari 2026. Acara ini dijadwalkan dihadiri Presiden RI, para menteri, pimpinan MPR/DPR, Rais Aam PBNU, Ketua Umum PBNU, serta puluhan ribu warga Nahdliyin dari seluruh Jawa Timur.

Rangkaian puncak acara dimulai sejak malam sebelumnya dengan sholawatan pada 7 Februari pukul 19.00 WIB, dilanjutkan Ijazah Kubro dini hari, sholat subuh berjamaah, Mujahadah Kubro, hingga seremoni Satu Abad NU bersama sekitar 40 ribu Nahdliyin.

“Januari 2026 bukan sekadar penanda usia, tetapi momentum refleksi dan kebangkitan NU untuk menatap abad kedua dengan lebih kokoh dan berdaya,” pungkas Masykuri. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Editor: Supardi Hardy


No More Posts Available.

No more pages to load.