202 Ribu Dokumen Dikebut Tanpa Henti, Tim Visa Kemenhaj RI Kerja 24 Jam Demi Keberangkatan Jemaah

oleh -96 Dilihat
VISA HAJI
Petugas terus bekerja untuk menuntaskan proses pemvisaan calon jemaah haji Indonesia (Kemenhaj RI)

KabarBaik.co, Jakarta — Siang malam seolah tanpa jeda, puluhan petugas visa haji terus berjibaku di depan layar komputer. Saat sebagian orang beristirahat, tim pemvisaan justru menambah tempo kerja. Targetnya, seluruh dokumen jemaah haji Indonesia harus tuntas sebelum Ramadan berakhir.

Hingga kini, sekitar 162 ribu dokumen jemaah telah berhasil diproses, sementara 40 ribu sisanya tengah dikebut penyelesaiannya. Dari jumlah tersebut, 57 ribu visa bahkan sudah tercetak.

Direktur Jenderal Pelayanan Haji Kemenhaj Ian Heriyawan mengungkapkan tim yang beranggotakan 85 personel bekerja selama 24 jam penuh demi memastikan tidak ada keterlambatan.

“Kami bekerja 24 jam penuh dalam memproses dokumen dan pemvisaan. Sejauh ini lebih kurang 162 ribu jemaah sudah berproses, tersisa sekitar 40 ribuan. Untuk visa yang sudah dicetak sendiri sudah mencapai angka 57 ribu,” ujarnya saat meninjau proses pemvisaan di Jakarta, Kamis (26/2).

Menurut Ian, percepatan ini bukan tanpa tantangan. Hambatan teknis seperti konektivitas sistem dengan otoritas Arab Saudi hingga sinkronisasi pemaketan layanan akomodasi menjadi pekerjaan rumah tersendiri.

“Tantangan utamanya adalah koneksitas teknis dengan Saudi dan sinkronisasi pemaketan layanan, karena ini sangat krusial untuk memastikan kepastian akomodasi jemaah selama di sana,” jelasnya.

Selain itu, permintaan mutasi atau perpindahan kelompok terbang (kloter) dari jemaah sempat mengganggu stabilitas komposisi keberangkatan. Namun, kebijakan pembatasan mutasi yang diterapkan dua minggu terakhir dinilai cukup efektif menjaga kelancaran proses.

Pihak kementerian menargetkan seluruh pemvisaan rampung pada awal Maret, setidaknya sepekan sebelum Idulfitri. Bahkan, jika pemaketan layanan di Arab Saudi berjalan lebih cepat, penyelesaian bisa tercapai pada akhir Februari.

Menariknya, kerja maraton ini berlangsung bertepatan dengan Ramadan. Namun hal itu justru menjadi penyemangat tim. “Anak-anak malah senang. Biasanya setelah Qiyamul Lail, mereka langsung lanjut bekerja hingga waktu sahur. Saya ikut menemani mereka untuk memastikan semua berjalan lancar,” tutup Ian optimistis.

Dengan ritme tanpa henti, tim visa berharap tak ada satu pun jemaah yang tertunda keberangkatannya ke Tanah Suci. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Editor: Supardi Hardy


No More Posts Available.

No more pages to load.