KabarBaik.co, Mataram – Sebanyak 465 anggota kontingen Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Nusa Tenggara Barat (NTB) akan mengikuti Jambore Nasional (Jamnas) XII di Bumi Perkemahan dan Graha Wisata Cibubur, Jakarta, 13-20 Agustus 2026. Kontingen dilepas Wakil Gubernur NTB Indah Dhamayanti Putri di Graha Bhakti Praja, Kantor Gubernur NTB, Senin (10/8).
Dalam pelepasan tersebut, Indah meminta peserta menjaga nama baik NTB selama mengikuti kegiatan tingkat nasional itu. Ia menekankan bahwa peserta tidak hanya membawa nama kabupaten/kota asal, tetapi juga menjadi representasi NTB. “Di lokasi acara Jamnas nanti adik-adikku sekalian tidak hanya sekadar mewakili kabupaten kota tetapi akan menjadi duta Nusa Tenggara Barat,” ujar Indah.
Ia juga meminta peserta mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan percaya diri, menjaga sikap, serta menjaga kesehatan selama berada di lokasi Jamnas. Menurutnya, kegiatan Pramuka menjadi salah satu sarana pembentukan karakter dan kepercayaan diri generasi muda. Pengalaman yang diperoleh selama kegiatan diharapkan dapat menjadi bagian dari pembentukan sumber daya manusia NTB ke depan.
Ketua Kwarda NTB, Fathul Gani, mengingatkan peserta untuk mengutamakan kebersamaan dan keamanan selama mengikuti kegiatan. Peserta diminta tidak bepergian sendiri dan selalu bergerak secara berkelompok agar koordinasi lebih mudah. “Usahakan bergerak minimal berdua, bertiga, berkelompok. Sehingga nanti tahu arah ke mana kita akan balik lagi,” katanya.
Ketua Kontingen NTB, Firmansyah mengatakan, 465 anggota kontingen terdiri dari delapan orang pimpinan kontingen daerah, 20 pimpinan kontingen cabang, 49 pendamping, serta 388 peserta. Dari 388 peserta tersebut, sebanyak 190 merupakan putra dan 198 putri. Kontingen NTB berasal dari sejumlah kabupaten/kota. Sebagian peserta telah berangkat lebih dahulu menyesuaikan jadwal perjalanan menuju Cibubur.
Selama Jamnas XII, kontingen NTB akan mengikuti berbagai kegiatan kepramukaan serta berpartisipasi dalam anjungan teknologi, seni, dan budaya.
Anjungan tersebut juga menjadi ruang bagi kontingen NTB untuk memperkenalkan potensi dan kekayaan budaya daerah kepada peserta dari berbagai provinsi di Indonesia. (*)







