587 Calon Jemaah Haji Blitar Sudah Lunasi Bipih

oleh -84 Dilihat
289a6b8c 611e 4025 86e6 8492e34e2891
Kantor Kemenag Kabupaten Blitar. (Foto: Calvin BT)

KabarBaik.co – Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Blitar mencatat progres pelunasan Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih) Calon Jemaah Haji (CJH) tahun 2026 berjalan cukup baik pada tahap pertama.

Dari total 967 CJH yang masuk estimasi keberangkatan tahun depan, sebanyak 587 jemaah telah resmi menyelesaikan pelunasan pada gelombang awal.

Plt Kasi Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kemenag Kabupaten Blitar Mun’im Sufufi, mengatakan pelunasan tahap pertama relatif lancar meskipun masih ada ratusan jemaah yang belum menuntaskan kewajibannya.

Untuk mengakomodasi hal tersebut, Kemenag telah menyiapkan pelunasan tahap kedua yang dijadwalkan berlangsung pada awal Januari 2026.

“Untuk pelunasan tahap pertama, data sementara menunjukkan sudah ada 587 jemaah yang melunasi. Selanjutnya, bagi jemaah yang masuk dalam kategori tahap kedua, pelunasan akan dibuka mulai tanggal 2 hingga 9 Januari 2026,” ujar Mun’im Sufufi, Jumat (19/12).

Ia menjelaskan, belum optimalnya serapan pelunasan di tahap pertama dipengaruhi oleh beberapa faktor. Selain persoalan kesiapan finansial, kendala yang kerap muncul berasal dari proses administrasi dan kesehatan jemaah, khususnya bagi pasangan suami istri yang hendak berangkat bersama.

“Banyak jemaah yang masih menanti. Misalnya, suami sudah dinyatakan istitha’ah dan keluar izinnya, tetapi istrinya belum. Mereka cenderung menunggu agar bisa lunas dan berangkat bersama-sama. Kami memahami kekhawatiran jemaah jika salah satu sudah melunasi, tetapi pasangannya ternyata tidak memenuhi syarat kesehatan,” jelasnya.

Mun’im menambahkan, aspek kesehatan menjadi syarat mutlak sebelum jemaah dapat melakukan pelunasan. Seluruh hasil pemeriksaan kesehatan harus masuk ke dalam sistem dan dinyatakan memenuhi ketentuan. Tanpa status istitha’ah, proses pelunasan tidak bisa dilakukan di bank persepsi.

Untuk mempercepat proses tersebut, Kemenag Kabupaten Blitar terus berkoordinasi dengan Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU). Koordinasi ini bertujuan agar jemaah selalu mendapat pendampingan dan pengingat, terutama terkait jadwal pemeriksaan kesehatan.

“Kami terus memantau melalui sistem Siskohat. Selain itu, kami juga intens berkomunikasi dengan KBIHU agar jemaah tetap terkontrol, khususnya dalam proses tes kesehatan. Jika sudah dinyatakan istitha’ah, barulah pelunasan bisa dilakukan,” terang Mun’im.(*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Calvin Budi Tandoyo
Editor: Andika DP


No More Posts Available.

No more pages to load.