KabarBaik.co, Banyuwangi – Sebanyak 617 atlet pelajar ambil bagian dalam kejuaraan renang Banyuwangi Aquatik Student Sprint (BASS) yang digelar di kolam renang GOR Tawangalun, Sabtu–Minggu (14–15/2). Ajang ini menjadi bagian dari pembinaan sekaligus pencarian bibit atlet potensial cabang olahraga renang.
Ketua Pengkab Akuatik Indonesia Banyuwangi Aditya Ruli Delianto, mengatakan BASS mempertandingkan 17 kelompok umur. Nomor lomba yang dipertandingkan meliputi gaya punggung, gaya dada, dan gaya bebas.
“Ada 617 peserta yang hadir, tidak hanya dari Banyuwangi melainkan juga dari Jember, Situbondo, dan Bondowoso,” ujarnya, Minggu (15/2).
Ia menjelaskan, pada kategori usia 5 tahun atau tingkat TK, peserta hanya berlomba di nomor 20 meter dengan menggunakan papan renang. Skema tersebut diterapkan untuk menjaga faktor keselamatan sekaligus mengenalkan kompetisi sejak usia dini.
Sementara itu, Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Banyuwangi, Ahmad Khariullah, menilai kejuaraan ini menjadi bagian dari sistem pembinaan olahraga prestasi di daerah. Atlet yang menunjukkan performa baik akan diproyeksikan mengikuti Pusat Latihan Kabupaten (Puslatkab).
“Kejuaraan ini kami harapkan bisa melahirkan atlet potensial yang mampu mewakili Banyuwangi di Kejurprov, Porprov, hingga tingkat nasional,” kata Khariullah.(*)








