KabarBaik.co, Bojonegoro – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro memberikan dukungan terhadap penjualan takjil selama bulan suci Ramadan melalui penyelenggaraan Bazar Ramadhan UMKM Bahagia. Kegiatan ini digelar mulai 20 Februari hingga 20 Maret 2026, setiap hari pukul 14.00–22.00 WIB, di sepanjang Jalan P. Mas Tumapel dan Jalan Pasar Bojonegoro.
Sebanyak 70 tenda disiapkan untuk menampung para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang menjajakan aneka takjil dan menu berbuka puasa. Beragam pilihan makanan dan minuman, mulai dari kolak, es buah, gorengan, kue tradisional, hingga minuman segar khas Ramadan, akan meramaikan kawasan Alun-Alun Bojonegoro.
Kepala Bidang Promosi, Ekspor, dan Kerja Sama Dinas Perdagangan, Koperasi, dan Usaha Mikro (Disdagkop UM) Bojonegoro, Mahesa Ghalendra, menyampaikan bahwa bazar ini menjadi salah satu upaya pemerintah daerah dalam mendukung perputaran ekonomi masyarakat selama Ramadan, khususnya bagi pedagang takjil.
“Puluhan tenda disiapkan oleh Disdagkop UM. Seluruhnya diperuntukkan bagi pelaku UMKM, dan satu tenda dapat digunakan oleh dua sampai tiga UMKM agar semakin banyak yang bisa berpartisipasi,” ujarnya, Kamis (19/2).
Menurutnya, dukungan ini tidak hanya berupa penyediaan tempat berjualan yang layak dan tertata, tetapi juga penataan kawasan agar aktivitas jual beli takjil lebih nyaman bagi masyarakat. Para pedagang yang sebelumnya berjualan di sekitar Alun-Alun Bojonegoro juga diarahkan untuk menempati tenda yang telah disediakan, sehingga suasana bazar lebih tertib dan terorganisir.
Pemkab Bojonegoro berharap, keberadaan sentra takjil ini dapat memudahkan masyarakat dalam mencari menu berbuka puasa sekaligus mendorong peningkatan pendapatan pelaku UMKM lokal. Selain menjadi pusat kuliner Ramadan, bazar ini juga diharapkan mampu memperkuat geliat ekonomi kerakyatan di Bojonegoro.
“Harapannya masyarakat bisa membeli takjil dengan nyaman, dan tentu saja ini dapat meningkatkan perekonomian para pelaku UMKM di Bojonegoro,” pungkasnya. (*)






