8 Manfaat Buah Kelengkeng untuk Kesehatan

oleh -634 Dilihat
kelengkeng
Foto Freepik

KabarBaik.co- Kelengkeng atau Dimocarpus longan Lour merupakan satu di antara buah yang banyak disukai oleh masyarakat Indonesia. Sebab, buah kelengkeng memiliki rasa yang manis. Selain rasanya yang lezat, buah kelengkeng menawarkan sederet manfaat untuk kesehatan.

Beragam manfaat buah kelengkeng diperoleh dari berbagai nutrisi, seperti serat, kalsium, zat besi, vitamin B, vitamin C, kalium, serta antioksidan polifenol dan flavonoid.

Untuk mendapatkan manfaat dari buah kelengkeng, kamu dapat mengonsumsi secara langsung atau diolah menjadi es buah, jus, puding, dan lain sebagainya.

  1. Sumber Energi Alami:

Kandungan gula alami dalam kelengkeng memberikan energi instan yang dibutuhkan tubuh. Sangat cocok dikonsumsi sebagai camilan sehat setelah beraktivitas.

Buah kelengkeng mengandung sejumlah vitamin B yang berperan dalam proses metabolisme tubuh. Vitamin B kompleks seperti B1, B2, B3, dan B6 membantu mengubah makanan menjadi energi yang dapat digunakan oleh tubuh. Sehingga, buah ini tidak hanya lezat, tetapi juga memberikan dorongan energi yang mendalam.

2. Meningkatkan Kualitas Tidur:

Kelengkeng mengandung senyawa yang dapat membantu meningkatkan kualitas tidur.  Bagi kamu yang mengidap insomnia, sebaiknya mencoba mengkonsumsi buah kelengkeng. Pasalnya, buah kelengkeng mampu menurunkan kecemasan dan sering digunakan obat alami untuk meningkatkan kualitas tidur.

3. Menjaga Kesehatan Jantung:

Buah kelengkeng mengandung sejumlah vitamin B yang berperan dalam proses metabolisme tubuh. Vitamin B kompleks seperti B1, B2, B3, dan B6 membantu mengubah makanan menjadi energi yang dapat digunakan oleh tubuh. Sehingga, buah ini tidak hanya lezat, tetapi juga memberikan dorongan energi yang mendalam.

Antioksidan dalam kelengkeng membantu melindungi jantung dari kerusakan akibat radikal bebas. Selain itu, kandungan kaliumnya juga baik untuk menjaga tekanan darah tetap stabil.

4. Mencegah Anemia:

Zat besi merupakan kunci untuk menghindari anemia, dan buah kelengkeng menjadi sumber yang lezat untuk memenuhi kebutuhan ini. Kandungan zat besi dalam buah kelengkeng merangsang produksi sel darah merah dan meningkatkan sirkulasi darah. Jadi, tak hanya enak, buah kelengkeng juga menjaga darah kita tetap sehat!

5. Menjaga Kesehatan Kulit:

Antioksidan dalam kelengkeng membantu melindungi kulit dari kerusakan akibat paparan sinar matahari dan polusi. Selain itu, kandungan vitamin C-nya juga berperan dalam pembentukan kolagen yang penting untuk menjaga elastisitas kulit.

6. Meningkatkan Sistem Imun:

Vitamin C dalam kelengkeng berperan penting dalam meningkatkan sistem kekebalan tubuh, sehingga tubuh lebih tahan terhadap serangan penyakit.

7. Menjaga Kesehatan Tulang:

Kandungan mineral seperti kalsium dan fosfor dalam kelengkeng sangat penting untuk menjaga kesehatan tulang dan mencegah osteoporosis.

Kesehatan tanpa imunitas yang kuat seperti menyelam tanpa alat bantu. Buah kelengkeng mengandung vitamin C yang dapat membantu meningkatkan daya tahan tubuhmu. Dengan rajin mengonsumsi buah ini, kamu bisa lebih tahan terhadap berbagai macam penyakit yang mengintai.

8. Menjaga Kesehatan Otak:

Antioksidan dalam kelengkeng membantu melindungi sel-sel otak dari kerusakan, sehingga dapat meningkatkan fungsi kognitif dan mencegah penurunan daya ingat, pengidap stroke meningkatkan enzim .

Lansia juga bisa mendapatkan manfaat dari buah kelengkeng karena buah ini membantu mencegah penyakit parkinson dan melindungi otak dari berbagai ancaman kerusakan.

Jadi, dengan menambahkan kelengkeng dalam pola makan dapat memberikan perlindungan ekstra bagi kesehatan otak.

Penting untuk diingat: Meskipun kelengkeng memiliki banyak manfaat, konsumsilah dalam jumlah yang wajar. Bagi penderita diabetes, sebaiknya konsultasikan dengan dokter sebelum mengonsumsi kelengkeng karena kandungan gulanya.

Tips Mengonsumsi Kelengkeng:

  1. Pilih Kelengkeng yang Segar:

    Kulit: Pilih kelengkeng dengan kulit yang mulus, mengkilat, dan tidak terdapat bintik-bintik hitam.

    • Daging: Tekan perlahan buah kelengkeng, jika terasa padat dan kenyal, berarti buah tersebut masih segar.
    • Bau: Kelengkeng yang segar memiliki aroma manis yang khas.
  2. Cuci Bersih:

    • Sebelum dikonsumsi, pastikan kelengkeng dicuci bersih di bawah air mengalir untuk menghilangkan kotoran dan bakteri yang mungkin menempel.
  3. Konsumsi Secukupnya:

    • Meskipun memiliki banyak manfaat, konsumsi kelengkeng secara berlebihan dapat menyebabkan kenaikan kadar gula darah.
    • Bagi penderita diabetes, sebaiknya konsultasikan dengan dokter terlebih dahulu sebelum mengonsumsi.
  4. Waktu Konsumsi yang Tepat:

    • Kelengkeng bisa dikonsumsi kapan saja, baik sebagai camilan atau sebagai bagian dari menu makanan.
    • Untuk mendapatkan manfaat maksimal, sebaiknya konsumsi kelengkeng dalam keadaan segar.
  5. Kreasi Olahan:

    • Selain dikonsumsi langsung, kelengkeng juga bisa diolah menjadi berbagai macam makanan dan minuman, seperti:
      • Salad buah: Campurkan kelengkeng dengan buah-buahan lainnya seperti anggur, melon, atau semangka.
      • Jus: Buat jus kelengkeng segar dengan menambahkan sedikit air dan es batu.
      • Dessert: Tambahkan kelengkeng ke dalam puding, es krim, atau yogurt.
      • Masakan: Kelengkeng juga bisa ditambahkan ke dalam masakan seperti sup buah atau nasi goreng.
  6. Perhatikan Kombinasi Makanan:

    • Kelengkeng dapat dikombinasikan dengan berbagai jenis makanan. Namun, hindari mengonsumsinya bersamaan dengan makanan yang bersifat asam, seperti jeruk nipis, karena dapat mengurangi rasa manisnya.

Dengan segala manfaatnya, kelengkeng bisa menjadi pilihan buah yang tepat untuk menjaga kesehatan tubuh. Jangan ragu untuk memasukkan kelengkeng ke dalam daftar buah-buahan yang sering di konsumsi.

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Lilis Dewi


No More Posts Available.

No more pages to load.