KabarBaik.co – Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakkan) Kabupaten Bojonegoro melakukan verifikasi terhadap calon penerima manfaat program Gerakan Beternak Ayam Petelur Mandiri (Gayatri) di Desa Margomulyo, Kecamatan Balen, Jumat (29/8).
Kepala Bidang Peternakan Disnakkan Bojonegoro, Fajar Dwi Nurrizki menegaskan, verifikasi penting dilakukan agar bantuan Gayatri tepat sasaran. Penerima tidak hanya harus terdata sebagai warga miskin, tetapi juga memiliki kesanggupan dan kedisiplinan dalam merawat ayam petelur.
“Keseriusan penerima sangat menentukan keberhasilan program. Jika tidak sungguh-sungguh, pemerintah bisa memutus bantuan lain yang diterima,” tegas Fajar. Setiap penerima bantuan Gayatri akan memperoleh 54 ekor ayam petelur, kandang, 2,5 kwintal pakan, serta obat-obatan pendukung.
Fajar menjelaskan, penyaluran program Gayatri bersumber dari tiga alokasi, yakni dana desa (10 persen dari total anggaran desa), dana corporate social responsibility (CSR) perusahaan, dan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Bojonegoro. Tahun ini, APBD mengalokasikan Rp 88 miliar untuk mendukung program tersebut.
“Harapannya program Gayatri bisa mengentaskan kemiskinan melalui pemberdayaan masyarakat, sehingga warga Bojonegoro semakin produktif,” ujar Fajar. Warga yang terverifikasi nantinya akan mendapatkan bimbingan teknis terkait perawatan ayam, pengolahan kotoran ayam, hingga pembuatan pakan ayam.
Sementara itu, salah seorang calon penerima, Joko, mengaku bersyukur sudah masuk dalam pendataan program Gayatri. Dia berharap lolos verifikasi agar bisa menambah penghasilan keluarga. “Alhamdulillah, saya bisa mendapat kesempatan ini. Apalagi setelah kecelakaan kerja, saya berharap bisa tetap berusaha dari rumah sambil menunggu pemulihan,” katanya. (*)