Penting & Menarik:
Laga ini menentukan siapa pemuncak klasemen Proliga 2026. Gresik punya 9 poin, sedangkan Jakarta Electric 8 poin.
Gresik unggul dari konsistensi dan rekor tak terkalahkan. Namun Electric berbahaya karena servis agresif dan serangan cepat.
KabarBaik.co – GOR Sabilulungan, Bandung, akan kembali menjadi panggung laga paling menentukan sejauh Proliga 2026 berjalan. Sabtu (24/1), Gresik Phonska Plus Pupuk Indonesia akan menghadapi Jakarta Electric PLN dalam duel langsung perebutan posisi teratas klasemen sementara.
Gresik saat ini memimpin klasemen dengan 9 poin dari empat pertandingan. Hingga Jumat (23/1) malam, masih menyandang status tak terkalahkan. Jakarta Electric PLN berada di posisi keempat dengan 8 poin. Namun, laga ini membuat situasi klasemen menjadi krusial.
Kemenangan Jakarta Electric, baik dengan skor 3–0, 3–1, maupun 3–2, akan langsung mengangkat mereka ke puncak klasemen dengan 10-11 poin. Sedangkan kemenangan Gresik, bakal memperlebar jarak sekaligus menjaga rekor sempurna. Tak pernah terkalahkan dalam empat laga.
Anak asuh Alessandro Lodi tampil konsisten sejak seri Pontianak hingga Medan. Mereka mengawali musim dengan kemenangan 3–0 atas Medan Falcons, lalu kembali tampil dominan dengan menundukkan Jakarta Popsivo Polwan juga lewat skor 3–0, kemudian membungkam juara bertahan Jakarta Pertamina Enduro. 3-1. Kemenangan bersih itu menjadi fondasi kuat perolehan poin Gresik hingga pekan ini.
Stabilitas permainan Gresik terlihat dari alur serangan yang rapi dan minim kesalahan. Mediol Stiovany Yoku menjadi ujung tombak dari sisi sayap dengan produktivitas poin yang stabil di setiap laga. Dua pemain asing, Annie Mitchem dan Oleksandra Bytsenko, memberi variasi serangan, membuat blok lawan sulit fokus pada satu arah.
Distribusi bola dari Arneta Putri Amelian dan Ajeng Nur Cahaya menjaga tempo tetap terkendali, sementara quick attack Geofanny Eka Cahyaningtyas dan Shella Bernadetha Onnan kerap menjadi pembeda di momen krusial. Di lini belakang, The Best Libero Yulis Indahyani konsisten menjaga kualitas receive.
Jakarta Electric PLN datang dengan modal tak kalah meyakinkan. Anak asuh Chamnan Dokmai asal Thailand itu telah mengoleksi 8 poin dari empat laga, termasuk kemenangan penting di seri Medan yang menjaga jarak ketat dengan Gresik.
Skuad Jakarta Electric PLN menunjukkan karakter agresif. Terutama lewat servis dan tempo cepat. Celeste Elle Plak menjadi penyumbang poin terbanyak tim, didukung top skor Neriman Ozsoy dari sisi sayap. Serangan Electric kerap mengalir cepat berkat distribusi Khalisa Azilia Rahma dan Afra Hasna Nurhaliza.
Namun, agresivitas tersebut juga membawa risiko. Dalam beberapa laga di seri Pontianak dan Medan, Electric terlihat rawan kehilangan poin saat receive mereka tertekan. Di sinilah peran Tanisa Nurma Zakia dan Hanifa Nahda di tengah net, serta kerja Tasya Aprilia Putri dan Nabila Aura Noor Iskandar di lini belakang, akan sangat menentukan.
Dengan posisi klasemen yang hanya terpaut satu poin, duel kali ini diprediksi berlangsung ketat hingga set-set akhir. Gresik akan berusaha menjaga ritme dan memaksa reli panjang, sementara Jakarta Electric kemungkinan tampil menekan sejak awal demi mencuri poin cepat.
Melihat konsistensi Gresik sepanjang tiga laga dan catatan kemenangan bersih yang mereka miliki, tim asal Jawa Timur itu sedikit lebih diunggulkan. Namun, Electric memiliki kapasitas untuk membalikkan keadaan jika mampu menjaga servis dan meminimalkan kesalahan sendiri.
Prediksi skor akhir, Gresik Phonska Plus berpeluang menang dengan skor 3–2 atas Jakarta Electric PLN. Hasil ini akan membuat Gresik semakin kokoh di puncak klasemen dengan 11 poin. (*)







