KabarBaik.co, Blitar – Pemerintah Kota (Pemkot) Blitar menyiapkan Sirkuit Sentul Blitar sebagai lintasan multifungsi yang dapat digunakan untuk drag race maupun road race. Desain sirkuit tersebut dirancang untuk menjawab tingginya minat masyarakat terhadap olahraga otomotif, sekaligus memberi ruang pembinaan bagi pembalap muda.
Wali Kota Blitar, Syauqul Muhibbin menjelaskan, lintasan sirkuit memiliki jalur lurus sepanjang sekitar 500 meter yang memenuhi standar untuk drag race. Selain itu, total panjang lintasan mencapai kurang lebih 1,2 kilometer sehingga memungkinkan digunakan untuk balap sirkuit.
“Kalau drag minimal 400 meter, ini sudah cukup. Lintasannya juga bisa dipakai untuk race karena total panjangnya sekitar 1,2 kilometer,” ujar Syauqul, Rabu (4/3).
Menurutnya, konsep dua fungsi ini memungkinkan sirkuit dimanfaatkan tidak hanya untuk kejuaraan, tetapi juga sebagai lokasi latihan rutin. Pemerintah kota ingin sirkuit tersebut menjadi fasilitas harian bagi komunitas otomotif, sekaligus arena kompetisi resmi untuk berbagai kelas balap.
“Jadi nantinya sirkuit ini tidak hanya untuk kejuaraan, namun juga untuk latihan rutin harian juga bisa,” jelas Wali Kota.
Pejabat yang akrab disapa Mas Ibin itu menilai potensi olahraga otomotif di Kota Blitar cukup besar. Tingginya animo masyarakat dan banyaknya bakat muda menjadi alasan utama sirkuit dirancang fleksibel. Ia berharap keberadaan sirkuit ini menjadi wadah pembinaan atlet, sekaligus mendukung geliat ekonomi daerah melalui penyelenggaraan event otomotif di masa mendatang.
“Seperti yang kita lihat ya, animo masyarakat terhadap kendaraan cukup tinggi. Diharapkan juga banyak potensi atlet muda baru di bidang otomotif,” pungkas Mas Ibin.
Pemkot Blitar menganggarkan Rp 4 miliar untuk renovasi Sirkuit Sentul, yang di rencanakan dibangun usai Lebaran. Setelah sirkuit tersebut direnovasi akan berubah nama menjadi Sirkuit Bung Karno. (*)






