Akhir Penantian Panjang, Air Umbulan Kini Mancur ke Rumah Warga Duduksampeyan Gresik

oleh -138 Dilihat
d578e201 1022 406c 8b2a df33ad89dfeb
Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menandai mancur-nya air umbulan di Duduksampeyan. (Foto: Ist)

KabarBaik.co – Penantian panjang ratusan warga Kecamatan Duduksampeyan, Kabupaten Gresik, untuk mendapatkan akses air bersih akhirnya terjawab. Seiring dengan rampungnya sambungan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Umbulan, warga kini bisa menikmati air bersih langsung dari rumah masing-masing.

Kehadiran SPAM Umbulan membawa perubahan signifikan bagi masyarakat yang selama bertahun-tahun bergantung pada pasokan air tangki akibat kondisi air tanah yang asin dan tidak layak konsumsi.

Bagi Musayaroh, warga Desa Palebon, mengalirnya air Umbulan menjadi solusi atas kebutuhan dasar keluarganya. Selama ini, ia harus membeli air tangki dua hingga tiga kali setiap bulan dengan biaya mencapai Rp 150.000 hingga Rp 200.000 per tangki.

“Air tanah di sini asin, jadi tidak bisa dipakai. Sekarang air bersih sudah mengalir ke rumah, sangat membantu dan membuat kami lebih tenang,” ujar Musayaroh.

Atas terealisasinya sambungan SPAM Umbulan, warga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Gresik. Musayaroh secara khusus mengucapkan terima kasih kepada Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani atas perhatian terhadap pemenuhan kebutuhan air bersih masyarakat Duduksampeyan.

Kepastian mengalirnya air bersih itu ditinjau langsung oleh Bupati Yani saat berkunjung ke Desa Palebon, Kecamatan Duduksampeyan, Rabu (17/12). Dalam kesempatan tersebut, Bupati menyalakan kran air di salah satu rumah warga. Aliran air bersih yang mengalir deras disambut sorak gembira warga yang menyaksikan momen tersebut.

Di hadapan warga, Bupati Yani menjelaskan bahwa program SPAM Umbulan merupakan hasil sinergi antara pemerintah pusat dan daerah. Dukungan anggaran dari Kementerian Pekerjaan Umum (PU) menjadi faktor penting dalam menghadirkan layanan air bersih yang layak dan berkelanjutan hingga ke wilayah desa.

“Anggaran ini berasal dari Kementerian PU. Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Presiden. Melalui program ini, Pemerintah Kabupaten Gresik berupaya menghadirkan layanan air bersih yang layak dan berkelanjutan sampai ke desa dan kecamatan,” kata Yani.

Ia menambahkan, dukungan dari pemerintah pusat tidak terlepas dari kesiapan infrastruktur yang dibangun Pemerintah Kabupaten Gresik. Melalui Dinas Cipta Karya, Perumahan, dan Kawasan Permukiman (CKPKP), Pemkab Gresik telah membangun reservoir di wilayah Bunder dan Duduksampeyan.

Ke depan, Pemkab Gresik juga merencanakan pembangunan dua reservoir tambahan pada 2026, masing-masing di wilayah Sembayat dan Melirang. Dengan tambahan infrastruktur tersebut, jangkauan layanan SPAM Umbulan diharapkan semakin luas.

Tahun ini, realisasi sambungan rumah SPAM Umbulan di Kecamatan Duduksampeyan mencapai 593 sambungan, melampaui target 575 sambungan. Rinciannya, Desa Palebon sebanyak 261 sambungan, Desa Mandepo 155 sambungan, Desa Bendungan 151 sambungan, serta tambahan sambungan di Desa Petisbenem, Sumengko, dan Samirplapan.

Sementara itu, di Kecamatan Kebomas, Desa Dahanrejo mencatat realisasi 295 sambungan rumah dari target 288 sambungan. Dengan demikian, total realisasi sambungan SPAM Umbulan di Kecamatan Duduksampeyan dan Kebomas mencapai 888 sambungan rumah.

Menutup kunjungannya, Bupati Yani berharap tersedianya akses air bersih tidak hanya berdampak pada efisiensi ekonomi warga, tetapi juga meningkatkan kualitas hidup serta menurunkan angka stunting di Kecamatan Duduksampeyan.(*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Editor: Andika DP


No More Posts Available.

No more pages to load.