Alumni SMA 2 Bojonegoro Raih Nilai Tertinggi Lulusan S2 Yeungnam University Korea Selatan

oleh -1603 Dilihat
WhatsApp Image 2023 08 25 at 04.27.39
Slamet Supriyadi

BOJONEGORO – Prestasi membanggakan kembali diraih oleh putra asal Kabupaten Bojonegoro. Ya, dia adalah Slamet Supriyadi pria kelahiran Bojonegoro, 19 Juli 1984 ini berhasil menjadi lulusan dengan IPK tertinggi di Fakultas PSPS dan IPK tertinggi di jurusan Forest and Environmental Policy, untuk jenjang S2 Yeungnam University, Korea Selatan.

Keberhasilannya menjadi seorang mahasiswa S2 Yeungnam University Korea Selatan ternyata memiliki cerita panjang. Slamet, begitu ia disapa, berasal dari keluarga sederhana. Anak pertama dari pasangan bapak Sugeng dan ibu Sukimah ini besar di desa yang berada di pinggir hutan. Tepatnya di Desa Bubulan, Kecamatan Bubulan, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur.

“Intinya bahagia dan bersyukur memperoleh kesempatan melanjutkan studi ke luar negeri. Menambah kepercayaan diri karena jika kita mau berusaha, secara kognitif dan akademik kita tidak kalah dengan mahasiswa internasional dari negara lain. Bahkan untuk beberapa hal, mahasiswa asal Indonesia lebih unggul, “ujar Slamet saat dikonfirmasi via Whatsapp.

Kecerdasan Slamet sudah terlihat sejak kecil. Ia selalu menjadi juara kelas mulai dari Sekolah Dasar (SD). Prestasi itu juga diraih ketika duduk di bangku SMP. Capaian itu menguatkan tekadnya dan memutuskan untuk hijrah mencari ilmu ke jenjang yang lebih tinggi.

Kondisi ekonomi keluarga yang pas-pasan, waktu itu Slamet mencoba mendaftar sekolah di SMAN 2 Bojonegoro. Syukur, ia ternyata diterima. SMAN 2 Bojonegoro adalah salah satu sekolah favorit. Tak cukup sampai di situ, pria yang kini sudah menjadi bapak dari 3 anak ini selalu menjadi langganan juara kelas pada masa itu. Hingga tamat SMA.

Akhirnya, setelah berunding dengan keluarga dengan biaya seadanya Slamet nekat mendaftar ke Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga (Unair) Surabaya. Tak disangka pria yang suka makan Belalang goreng ini diterima sebagai mahasiswa Kedokteran. Namun, apa daya, biaya yang minim, akhirnya membuat Slamet membatalkan niatnya menjadi seorang dokter.

Namun, niat Slamet untuk menggapai cita-cita demi membanggakan keluarga tak membuat ia putus asa. Akhirnya dia memutuskan kuliah di Universitas Surabaya (Unesa) di jurusan Pendidikan Matematika. Karena, jurusan itu dinilai biayanya lebih terjangkau. “Dulu sebenarnya diterima di kedokteran. Tapi karena biaya akhirnya tidak jadi kuliah kedokteran,” cerita dari Ibu Sukimah, orang tua dari Slamet Supriyadi.

Singkat cerita, Slamet berhasil menuntaskan pendidikan dan meraih gelas Sarjana (S1). Setelah itu, ia sempat menjadi seorang jurnalis di Koran Bhirawa. Pernah juga mencoba keberuntungan untuk mendaftar PNS di SMK Kehutanan Majalengka, Jawa Barat. Tak disangka, nasib baik pun berpihak pada dirinya. Ia diterima sebagai sebagai abdi negara untuk mengajar.

Namun, walau sudah menjadi seorang PNS guru, semangat Slamet Supriyadi untuk mencari ilmu masih tetap membara. Akhirnya ia mencoba ikut seleksi beasiswa untuk kuliah di Korea Selatan. Tak disangka hajatnya untuk menuntut ilmu di negeri Gingseng itu terkabul. Dan hingga saat ini Slamet Supriyadi akhirnya lulus setelah menempuh jenjang pendidikan S2 di Yeungnam University, sejak awal 2022 lalu. Lagi – lagi, Slamet menjadi yang terbaik. Ia lulus dengan IPK tertinggi.(opo/kb04)

Berikut biodata singkat Slamet Supriyadi.

Domisilli:
Timur Sendang, Desa Bubulan, Kecamatan Bubulan Kabupaten Bojonegoro

– Mahasiswa Magister Batch 2022
Tugas belajar Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan

– Kampus
Park Chung Hee School of Policy and Saemaul (PSPS), Yeungnam University, Korea Selatan.

Jurusan: Sustainable Development, Forest and Environment Policy

– Sponsor Beasiswa
Pemerintah Daegu City
Tahun kuliah: Maret 2022 – Agustus 2023

– Jabatan di PSPS, Yeungnam University
Presiden Sustainable Development tahun 2022-2023.

 

Prestasi lain
– Nilai sempurna (100) program bahasa Korea level basic di kelas Bahasa Yeungnam University 2022.

– Lulusan dengan IPK Tertinggi di Fakultas PSPS.
– IPK tertinggi di jurusan Forest and Environmental Policy.
– Presiden Sustainable Development dan ketua angkatan.
– Juara Lomba Pidato Bahasa Korea.

– Peraih nilai sempurna 100 dari 100 Kelas bahasa Korea level dasar.
– Inovasi kami bernama: Plastik Biodegradable dari kulit singkong dengan teknologi nano diadopsi oleh NH Bank sebagai Program Official Development Assistance (ODA) di Asia Tenggara.
– Peraih nilai sempurna (A+) seluruh mata kuliah lingkungan hidup dan kehutanan dengan IPK 4,5.

– Peraih Nilai Ujian Nasional terbaik di SDN I Bubulan (1997), SMPN I Bubulan (2000), SMAN 2 Bojonegoro (2003).

– Mahasiswa terbaik PKKMB Fakultas MIPA 2003.
– Peserta Terbaik SII tingkat Universitas di Unesa Tahun 2005.

 

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini



No More Posts Available.

No more pages to load.