Anak Tasikmalaya Jadi Jaminan Hutang Ayah Kandung Selama 2 Tahun di Gresik, Kasus Ditangani Dinsos

oleh -448 Dilihat
d9e8e4ca 4be0 4a96 9887 63f5958d0068
Bocah 7 tahun jadi jaminan hutang di Gresik. (Foto: Ist)

KabarBaik.co – Dinas Sosial (Dinsos) menangani sebuah kasus yang tak biasa. Seorang bocah laki-laki berusia 7 tahun dijadikan jaminan hutang oleh ayah kandungnya sendiri.

Anak kelas 1 SD tersebut diketahui berasal dari Tasikmalaya. Ia dijaminkan oleh sang ayah kepada warga di Desa Morowudi, Kecamatan Cerme, Gresik.

Kini, korban sudah dipulangkan kembali ke pangkuang ibu kandungnya. Namun sebelum dipulangkan oleh Dinsos Gresik, kasus tersebut ternyata juga sempat dilaporkan ke Polres Gresik.

“Iya benar, awalnya kita mendapat laporan pengaduan dari perangkat desa yang berada di Cerme,” kata Kanit PPA Satreskrim Polres Gresik Ipda Hendri Hadiwoso kepada awak media, Jumat (29/11).

Hendri menjelaskan kasus tersebut terungkap setelah perangkat desa di Kecamatan Cerme melakukan pendataan ulang warga. Saat itulah diketuhi ada anak berusia 7 tahun bukan warga Gresik melainkan warga Tasikmalaya.

“Awalnya itu warga melakukan sensus penduduk atau mendata ulang. Pas mendata itu, keluarga yang selama ini mengasuh mengatakan bahwa anak tersebut bukan anaknya,” jelas Hendri.

Hendri menambahkan mendapat laporan tersebut, pihaknya berkoordinasi dengan Dinsos Gresik. Setelah ditelusuri, kedua orang tua kandung anak tersebut berada di Tasikmalaya.

“Dari hasil pemeriksaan, anak tersebut telah ditinggalkan ayah kandungnya di Gresik selama 2 tahun,” tambah Hendri.

Hendri pun memanggil kedua orang tua kandungnya dan menyerahkan anak tersebut ke Dinsos Gresik. “Sudah kita pertemukan semuanya di Polres dan akhirnya ditangani Dinsos Gresik. Anak tersebut akhirnya dirawat oleh ibu kandungnya,” pungkas Hendri.

Sementara itu, Kepala Dinsos Gresik Ummi Khoiroh mengatakan pada pertengahan November 2025 lalu, tim dari Dinsos Gresik mendatangi rumah di Desa Morowudi, Cerme, Gresik.

“Kami malakukan assesment dan pengumpulan informasi. Ternyata anak ini merupakan warga Tasikmalaya, Jawa Barat,” katanya, Jumat (28/11).

Ummi menambahkan setelah itu, anak tersebut dibawa ke rumah aman untuk diberikan pendampingan. Pihaknya menghubungi Dinsos Tasikmalaya untuk mencari keberadaan keluarga anak tersebut.

“Alhamdulillah setelah dibantu Dinsos Tasikmalaya, ibu kandungnya ketemu dan selama ini sedang mencarinya,” imbuhnya.

Sementara itu, Kasi Rehabilitasi Sosial Dinas Sosial Gresik Alvi Ariyanto menambahkan bahwa anak tersebut dibawa ke Gresik oleh ayah kandungnya. Saat berada di Gresik, ayahnya menitipkan anaknya itu lantaran masih memiliki hutang Rp 25 juta.

“Untungnya keluarga yang mengasuh di Gresik sangat baik. Bahkan juga ingin mengangkat anak tersebut dan menyekolahkan,” ucapnya.

Alvi menambahlan bahwa anak ini diketahui baru saja masuk sekolah kelas 1 SD. Selama di Gresik, wanita yang mengasuh anak tersebut telah merawatnya seperti anak sendiri. “Awalnya anak ini tidak mau balik ke Tasikmalaya, tapi akhirnya mau,” jelasnya.(*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Editor: Andika DP


No More Posts Available.

No more pages to load.