Angin Kencang Rusak Atap Ponpes Al Mubarrok Bojonegoro, Kerugian Capai Rp 50 Juta

oleh -115 Dilihat
Petugas BPBD Bojonegoro melakukan asesmen di lokasi Ponpes Al Mubarrok. (Foto: Shohibul Umam)

KabarBaik.co, Bojonegoro – Angin kencang disertai hujan deras menerjang sejumlah bangunan di Pondok Pesantren Al Mubarrok yang berada di Dusun Kalisari, Desa Banjarsari, Kecamatan Trucuk, Kabupaten Bojonegoro. Meski tidak menimbulkan korban jiwa, peristiwa tersebut menyebabkan kerugian material yang ditaksir mencapai puluhan juta rupiah.

Akibat kuatnya hembusan angin, atap beberapa gedung asrama putri hingga ruang kelas rusak tersapu angin. Material atap berbahan galvalum beserta plafon dari kasibot beterbangan dan berhamburan di sekitar lokasi kejadian. Kerusakan yang terjadi tergolong cukup parah, namun dipastikan tidak ada korban dalam insiden tersebut.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Bojonegoro, Ristony Eka Putra mengatakan, angin kencang disertai hujan deras mengguyur wilayah Kecamatan Trucuk dan sekitarnya, sehingga menyebabkan kerusakan pada bangunan Pondok Pesantren Al Mubarrok.

“Kerusakan terjadi pada bangunan dengan dimensi sekitar 30 meter x 7 meter, meliputi satu gedung kelas dan empat gedung asrama putri,” ujar Ristony, yang akrab disapa Tony, Rabu (4/1).

Untuk sementara waktu, para santri putri dipindahkan ke gedung bagian bawah dan masjid demi alasan keamanan. BPBD Bojonegoro juga telah melakukan asesmen di lokasi kejadian serta berkoordinasi dengan pemilik pondok, Siti Muslikah (50), guna penanganan lebih lanjut.

“Petugas langsung melakukan pendataan dan berkoordinasi dengan pemerintah desa serta pengurus pondok pesantren untuk langkah penanganan lanjutan,” jelasnya.

Tony menjelaskan, meski tidak ada korban jiwa, kerugian akibat kejadian ini ditaksir mencapai sekitar Rp 50 juta. BPBD juga mendorong pihak pengurus dan pengasuh pondok pesantren untuk segera menyusun laporan resmi sebagai dasar pengajuan bantuan kepada pemerintah daerah dan dinas terkait.

“Untuk sementara, puing-puing bangunan yang rusak belum dibersihkan dan akan ditangani esok hari,” pungkasnya. BPBD Bojonegoro mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan mengingat potensi cuaca ekstrem masih dapat terjadi, terutama pada masa peralihan musim seperti saat ini. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Shohibul Umam
Editor: Hairul Faisal


No More Posts Available.

No more pages to load.