KabarBaik.co, Jember – Hujan deras disertai angin kencang yang mengguyur wilayah Kabupaten Jember pada Sabtu (2/5) sore memicu kerusakan serius pada rumah warga.
Berdasarkan laporan Tim Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana (TRC-PB) BPBD Kabupaten Jember, tercatat tiga unit rumah di tiga kecamatan berbeda mengalami kerusakan dengan tingkat yang bervariasi, mulai dari rusak ringan hingga rata dengan tanah.
Kepala BPBD Kabupaten Jember Edy Budi Susilo mengatakan bahwa cuaca ekstrem tersebut terjadi mulai pukul 16.00 WIB. Kondisi bangunan yang sudah lapuk diduga menjadi penyebab utama rumah-rumah tersebut tidak mampu menahan terpaan angin dan curah hujan yang tinggi.
“Berdasarkan hasil asesmen tim di lapangan kemarin ada beberapa titik lokasi terdampak, di Kecamatan Patrang, kerusakan terparah terjadi di Jalan Srikoyo, Lingkungan Patrang Tengah,” ungkapnya, Minggu (3/5).
Selain Patrang, rumah rusak juga terjadi di Kecamatan Pakusari dan Jenggawah.
“Tidak ada korban jiwa dalam rentetan kejadian ini. Namun, pemilik rumah di wilayah Patrang dan Pakusari terpaksa mengungsi ke rumah kerabat dan mertua karena kondisi hunian yang tidak memungkinkan untuk ditempati,” kata Edy.
Merespons kejadian tersebut, BPBD Kabupaten Jember telah menerjunkan personel untuk melakukan koordinasi dan pendistribusian bantuan darurat kepada para penyintas.
Bantuan yang disalurkan meliputi paket sembako, lauk pauk, makanan siap saji, terpal, selimut, hingga perlengkapan keluarga seperti baby kit, paket sandang lansia, dan peralatan dapur. Selain bantuan logistik, Tim Jitupasna juga telah dikerahkan ke lokasi untuk menghitung total kerugian materiil yang dialami warga.
Meski bantuan telah disalurkan, terpantau di lokasi kejadian belum dilakukan pembersihan material secara menyeluruh oleh warga maupun pemilik rumah.
Pemerintah Kabupaten Jember melalui BPBD mengimbau masyarakat untuk terus meningkatkan kewaspadaan menghadapi cuaca ekstrem yang masih berpotensi terjadi. Warga diminta segera melaporkan kepada pihak terkait jika melihat adanya struktur bangunan yang membahayakan atau terjadi bencana di lingkungan sekitar.(*)







