Angin Kencang Terjang Kepuhkembeng Jombang, Atap Musala MI Miftahul Ulum Ambruk

oleh -53 Dilihat
Penampakan salah satu atap bangunan yang ambruk (istimewa)

KabarBaik.co, Jombang – Hujan deras disertai angin kencang melanda Desa Kepuhkembeng, Peterongan, Jombang, Sabtu (21/2) sekitar pukul 18.00 WIB. Bencana itu menyebabkan sejumlah bangunan dan pohon roboh. Dampak terparah terjadi di Dusun Klagen.

Sebuah musala di lingkungan MI Miftahul Ulum mengalami kerusakan cukup berat setelah diterjang angin kencang. Atap bangunan musala tersebut terbang hingga hanya menyisakan tembok dan bagian alas bangunan. Material atap yang terlepas juga dilaporkan menimpa genteng atap sekolah.

Penjabat (PJ) Kepala Desa Kepuhkembeng Irfan Ramadan membenarkan peristiwa tersebut. Ia menyebut angin kencang datang bersamaan dengan hujan berintensitas tinggi.

“Sekitar pukul 18.00 WIB terjadi hujan sangat deras disertai angin kencang di wilayah Desa Kepuhkembeng. Angin kencang menimpa bangunan MI beserta musalanya. Atap musala terbang dan menimpa genteng atap sekolah,” ujar Irfan saat dikonfirmasi.

Selain Dusun Klagen, angin kencang juga menerjang tiga dusun lainnya, yakni Dusun Babatan, Dusun Kandangan, dan Dusun Kembeng.

Data sementara yang dihimpun pemerintah desa mencatat, di Dusun Klagen satu musala MI Miftahul Ulum mengalami atap ambruk. Di Dusun Babatan satu rumah warga rusak pada bagian atap.

Sementara di Dusun Kandangan terdapat tiga bangunan terdampak, terdiri dari satu balai dusun dan dua rumah warga. Sedangkan di Dusun Kembeng satu rumah warga dilaporkan rusak.

Sebagian besar kerusakan terjadi pada bagian atap bangunan yang terlepas akibat terpaan angin kencang. Meski demikian, tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.

“Untuk korban tidak ada,” tegas Irfan.

Sementara itu, Kalaksa BPBD Jombang, Wiku Birawa Felipe Diaz Quintas, mengatakan pihaknya langsung melakukan penanganan di sejumlah titik terdampak. Menurutnya, cuaca mulai mendung sejak sore sebelum akhirnya hujan deras dan angin kencang melanda.

“Pada sore menjelang maghrib cuaca mulai mendung, kemudian turun hujan dengan intensitas cukup tinggi disertai angin kencang. Banyak kejadian di Kabupaten Jombang, terutama di Desa Kepuhkembeng. Kami melakukan penanganan dengan skala prioritas karena dikhawatirkan membahayakan, apalagi saat itu ada kegiatan di sekitar lokasi,” jelasnya.

Ia menambahkan laporan kerusakan juga masuk dari beberapa titik lain, termasuk di sekitar jalan samping kantor KPU setempat dan kawasan Terminal Kepuhsari. Warga juga melaporkan sempat terjadi hujan es saat peristiwa berlangsung.

BPBD Jombang memastikan seluruh laporan telah ditindaklanjuti dan proses penanganan masih terus dilakukan. Pihaknya juga masih melakukan pendataan untuk memastikan total kerugian akibat bencana tersebut.

“Alhamdulillah tidak ada korban jiwa dan kejadian ini bisa segera kami tangani,” pungkasnya. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Teguh Setiawan
Editor: Imam Wahyudiyanta


No More Posts Available.

No more pages to load.