Angkat Ciri Khas Daerah, Wali Murid SDN Randusari Pasuruan Bikin Seragam Batik Sekolah Motif Daun Randu dan Daun Sirih

oleh -101 Dilihat
Proses membatik seragam khas sekolah
Proses membatik seragam khas sekolah

KabarBaik.co, Pasuruan – Larangan pemerintah pada pihak sekolah menjual seragam membuat wali murid dan pihak sekolah bersama-sama membuat batik khas sekolah yang akan dipakai oleh siswa-siswi kelas 1.

Batik yang nantinya menjadi ciri khas SDN Randusari, Kecamatan Gadingrejo, Kota Pasuruan yaitu batik bermotif daun randu, bunga randu dan daun sirih.

Motif ini diambil didasarkan dari cerita masyarakat bahwa daerah tersebut banyak tumbuh pohon randu, sedangkan daun sirih merupakan motif batik khas Kota Pasuruan.

Dalam proses membatik seluruh wali murid kelas 1 membatik bersama-sama untuk seragam anaknya nanti, dan bahan kainnya bawah sendiri sesuai kebutuhan nantinya, sehingga tidak ada pembelian di sekolah.

Feny, salah satu wali murid menyampaikan, kegiatan membatik ini digelar setelah adanya kesepakatan bersama dan adanya larangan pihak sekolah menjual seragam, maka wali murid ramai-ramai membatik untuk seragam anaknya.

“Adanya larangan penjualan seragam sekolah, maka kita wali murid membikin batik khas sekolah dengan motif daun Randu dan daun sirih,” kata Feni, Sabtu (8/8).

Kepala SDN Randusari Yuli Winarti menyampaikan, untuk membatik khas SDN Randusari mendatangkan pembatik dari Probolinggo, sehingga proses membatik dengan cara stempel lebih cepat sedangkan orang tua tinggal mewarnai.

“Kita datangkan pembatik dari Probolinggo, yang membuatkan batik stempel sehingga wali murid dan siswa bisa membatik bersama,” ucap Yuli.

Dirinya menjelaskan program ini merupakan ditahun pertama setelah adanya larangan menjual seragam sekolah, kedepan akan dilakukan kembali bagi siswa-siswi yang masuk di SDN Randusari.

“Ini tahun pertama program membatik untuk seragam sekolah, kedepan akan dilakukan kembali bagi siswa-siswi yang masuk di SDN Randusari,” tutupnya.

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Zia Ulhaq
Editor: Gagah Saputra


No More Posts Available.

No more pages to load.