KabarBaik.co — Anis Ambiyo Putri resmi kembali menakhodai Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Gresik untuk masa bakti 2025–2029. Pelantikannya dilakukan bersamaan dengan pengukuhan seluruh jajaran pengurus KONI Gresik lainnya, Senin (19/5), di Kantor Bupati Gresik.
Pengurus yang turut dilantik antara lain Sudiyono sebagai Wakil Ketua Umum I, Uman sebagai Wakil Ketua Umum II, Lailatul Aisyah sebagai Sekretaris, Arifin Efendi sebagai Wakil Ketua Umum, serta Andi Bahari Wibisono sebagai Bendahara.
Tak hanya itu, jajaran pengurus bidang-bidang lainnya pun turut dikukuhkan dalam momen yang juga dirangkaikan dengan Rapat Kerja KONI Gresik Tahun 2025.
Acara pelantikan dihadiri langsung oleh Ketua KONI Jawa Timur M. Nabil, Sekretaris Daerah Gresik Achmad Washil Miftahul Rachman, unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Gresik, serta para pengurus cabang olahraga (cabor) se-Kabupaten Gresik.
Dalam sambutannya, Anis menyampaikan rasa terima kasih kepada Pemkab Gresik, KONI Jawa Timur, dan jajaran KONI Gresik atas kepercayaan yang kembali diberikan kepadanya.
Ia menegaskan bahwa kepengurusan kali ini membawa target besar: Gresik harus menembus lima besar dalam ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur mendatang.
“Kita optimis masuk 5 besar, sanggup?” tanya Anis, yang disambut suara kesanggupan dan tepuk tangan dari seluruh pengurus KONI dan cabor yang hadir.
Anis juga memaparkan capaian KONI Gresik selama 2024. Ia menyebutkan bahwa seluruh program kerja berhasil diselesaikan sesuai amanat, dengan dukungan anggaran sebesar Rp5 miliar dari Pemerintah Kabupaten Gresik.
Sementara itu, Ketua KONI Jawa Timur M. Nabil menyatakan optimismenya atas arah baru KONI Gresik. Menurutnya, meski secara peringkat Gresik masih berada di posisi tujuh, ada lonjakan poin yang patut diapresiasi—dari 181 menjadi 250 poin.
“Alat ukur dari olahraga adalah prestasi,” ujar Nabil.
Dengan formasi baru, energi segar, dan target ambisius, KONI Gresik kini berada di jalur serius menuju prestasi lebih tinggi. Tantangan besar menanti, tapi Gresik tampaknya tak ingin hanya menjadi penonton dalam panggung olahraga Jawa Timur.(*)








