Antisipasi Lonjakan Harga Bahan Pokok Jelang Imlek dan Ramadan, Polres Gresik Sidak Pasar

oleh -5 Dilihat
1d69fca6 4e84 479b bb80 0fa9460e5f65
Kanit Tipidek Satreskrim Polres Gresik Iptu Luthfi Hadi Nugroho saat meninjau Pasar Baru Gresik. (Foto: Ist)

KabarBaik.co, Gresik – Menjelang perayaan Tahun Baru Imlek 2026 dan datangnya bulan Ramadan 1447 Hijriah, Polres Gresik turun langsung ke pasar untuk memastikan ketersediaan serta stabilitas harga kebutuhan pokok. Langkah ini dilakukan guna mencegah lonjakan harga maupun potensi penimbunan sembako.

Satgas Pangan Polres Gresik menggelar inspeksi mendadak (sidak) di Pasar Baru Gresik, Jalan Gubernur Suryo, Kecamatan Gresik, Jumat (6/2) pagi. Sidak dipimpin langsung Kanit IV Tipidek Satreskrim Polres Gresik Iptu Luthfi Hadi Nugroho bersama anggota, mulai pukul 08.30 WIB.

Hasil pemantauan menunjukkan, stok bahan pokok di Pasar Baru Gresik terpantau aman dan mencukupi. Harga mayoritas komoditas juga relatif stabil, meski terjadi kenaikan pada cabai rawit merah.

Sejumlah harga bahan pokok tercatat masih sesuai kisaran pasar, di antaranya beras premium Rp 14.900 per kilogram, beras medium Rp 12.600 per kilogram, gula pasir Rp 16.500 per kilogram, MinyaKita Rp 15.700 per liter, serta minyak goreng premium Rp 19.500 per liter.

Untuk komoditas protein hewani, daging sapi dijual Rp 108.000 per kilogram, daging ayam ras Rp 39.000 per kilogram, dan telur ayam ras Rp 27.000 per kilogram. Sementara bawang merah dan bawang putih masing-masing dijual Rp 35.000 per kilogram.

Adapun harga cabai menunjukkan perbedaan cukup signifikan. Cabai rawit merah tercatat mencapai Rp 78.000 per kilogram, cabai merah keriting Rp 40.000 per kilogram, dan cabai merah besar Rp 25.000 per kilogram.

Iptu Luthfi Hadi Nugroho menjelaskan, kenaikan harga cabai rawit merah dipengaruhi sejumlah faktor, mulai dari kondisi cuaca hingga harga pasokan dari distributor.

“Untuk cabai rawit merah memang cukup tinggi. Pedagang di Pasar Baru Gresik mengambil pasokan dari Pasar Keputran Surabaya, dengan harga beli sudah di atas Harga Acuan Penjualan, yakni sekitar Rp 73.000 per kilogram,” kata Luthfi, usai sidak.

Ia menambahkan, curah hujan yang tinggi dalam beberapa hari terakhir turut berdampak pada kualitas dan hasil panen cabai.

“Kondisi hujan membuat cabai lebih mudah busuk sehingga panen tidak maksimal. Namun secara umum stok bapokting masih aman dan tidak ditemukan adanya kelangkaan,” tegasnya.

Ke depan, Polres Gresik memastikan pemantauan pasar akan terus dilakukan secara berkala, terutama menjelang momentum hari besar keagamaan.

“Kami akan rutin turun ke pasar untuk menjaga stabilitas harga dan memastikan kebutuhan masyarakat terpenuhi,” pungkas Luthfi.(*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Editor: Andika DP


No More Posts Available.

No more pages to load.