Antisipasi Penyakit Menular, Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Pasuruan Cek Hewan Kurban di Lapak Penjualan

oleh -172 Dilihat
IMG 20260521 WA0015
Petugas DKP3 Kabupaten Pasuruan mengecek hewan kurban. (Foto: Zia Ulhaq) 

KabarBaik.co, Pasuruan – Menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah, Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKP3) Kabupaten Pasuruan berkeliling ke sejumlah lapak penjualan hewan kurban. Seperti yang terlihat di dua lapak penjualan hewan kurban di wilayah Kecamatan Pohjentrek.

Para dokter hewan dibantu petugas peternakan melakukan pemeriksaan ante mortem, yakni prosedur pemeriksaan kesehatan yang dilakukan pada hewan kurban sebelum disembelih. Selama pemeriksaan, petugas mengamati kondisi fisik luar hewan meliputi mata, hidung, mulut, bulu, kulit, dan suhu tubuh. Sekaligus memastikan hewan dapat berdiri dan berjalan dengan normal.

Kabid Peternakan dan Kesehatan Hewan DKP3 Kabupaten Pasuruan, Muhammad Syaifi mengatakan, pemeriksaan ante mortem penting dilakukan, terutama untuk memastikan hewan bebas dari penyakit menular dan layak dijadikan kurban. Langkah tersebut juga membantu dalam menghasilkan daging yang aman, sehat, utuh, dan halal (ASUH)

“Penyakit ternak masih ada seperti penyakit mulut dan kuku yang masih harus kita waspadai dan penyakit menular lainnya. Kelayakan ternak untuk bisa digunakan sebagai hewan kurban atau tidak harus diperhatikan, dilihat poel tidaknya dan lainnya,” jelasnya.

Menurut Syaifi, total ada 100 orang petugas dan pengawas hewan kurban se-Kabupaten Pasuruan selama pemeriksaan ante mortem maupun post mortem pada H+3 Hari Raya Idul Adha. “Jadi kami bentuk Tim Pengawas Hewan Qurban ada 100 orang yang kita sebar di 24 kecamatan se-Kabupaten Pasuruan selama pemeriksaan hewan kurban,” imbuhnya.

Dari dua lapak yang diperiksa, seluruh ternak dinyatakan sehat dan layak dijadikan hewan kurban. “Setelah kita periksa bersama, di lapak pertama ada 10 ekor sapi dan 28 ekor kambing. Sudah diperiksa dokter hewan dan petugas dengan hasil semuanya sehat dan kami berikan surat keterangan kesehatan hewan,” tegasnya.

Sementara itu, salah seorang pemilik lapak hewan kurban, Irfan, mengaku sangat senang dan menerima apa yang dilakukan petugas demi kesehatan hewan kurbannya. “Senang ini untuk kesehatan hewan kurban yang saya jual, agar pembeli tidak kawatir nantinya akan penyakit berbahaya,” tutupnya. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Zia Ulhaq
Editor: Hairul Faisal


No More Posts Available.

No more pages to load.