KabarBaik.co, Jember – Menjelang bulan suci Ramadan, PT Pertamina Patra Niaga mengambil langkah proaktif untuk memastikan ketersediaan energi di Kabupaten Jember. Pertamina resmi menambah pasokan gas elpiji 3 kilogram (LPG subsidi) sebanyak 50 ribu tabung per hari guna mengantisipasi lonjakan permintaan masyarakat.
Langkah ini diambil menyusul tren peningkatan konsumsi gas melon yang biasanya terjadi pada momentum besar seperti Tahun Baru Imlek, masa menjelang Ramadan, hingga puncaknya pada Idulfitri mendatang.
Menurut Ahad Rahedi, Area Manager Communication, Relations & CSR PT Pertamina Patra Niaga Jatimbalinus, peningkatan ini dipicu oleh meningkatnya aktivitas dapur rumah tangga serta para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di berbagai pelosok Jember.
Berdasarkan data operasional, rata-rata kebutuhan normal LPG 3 kg di Jember berada di angka 70 ribu tabung per hari. Dengan tambahan pasokan ini, total distribusi harian akan meningkat signifikan guna menekan risiko kelangkaan di lapangan.
“Penambahan ini diharapkan dapat menjaga stabilitas stok sehingga masyarakat tidak perlu khawatir akan ketersediaan gas selama menjalankan ibadah puasa nanti,” kata Ahad, Rabu (11/2).
Pertamina juga memberikan beberapa imbauan penting bagi warga Jember agar distribusi tetap sasaran dan stabil.
“Yang pasti jangan panic buying, masyarakat bisa membeli LPG sesuai kebutuhan dan tidak melakukan penimbunan. Beli di pangkalan resmi, dan pantau harga HET, LPG 3 kg adalah Rp18.000 per tabung,” katanya.
Ia menambahkan untuk menjaga stabilitas harga di tingkat konsumen, Pertamina mengharapkan peran aktif masyarakat.
“Jika ditemukan pangkalan yang menjual di atas harga HET atau terjadi kejanggalan distribusi, warga dapat melaporkannya melalui saluran resmi atau pihak berwenang,” pungkasnya.
Upaya pengawasan ini penting dilakukan agar subsidi energi benar-benar dirasakan oleh masyarakat yang berhak dan para pelaku usaha kecil di wilayah Jember. (*)







