KabarBaik.co – Minat masyarakat Jombang terhadap dunia pendidikan terus meningkat. Hal itu terlihat dari Program Sekolah Rakyat Terintegrasi Kabupaten Jombang yang saat ini berjalan di Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Mojoagung. Meski baru dibuka sejak Juli lalu, program ini langsung mendapat sambutan positif.
Kepala Sekolah Rakyat Terintegrasi Kabupaten Jombang, Andik Minarto, mengungkapkan banyak orang tua mendatangi gedung SKB Mojoagung, Dusun Mancilan, Desa Mancilan, Kecamatan Mojoagung, untuk mendaftarkan anak mereka.
“Memang ada orang tua yang datang ke sini untuk mendaftarkan anaknya. Namun, kami jelaskan bahwa siswa SR ini kategori desil 1 dan desil 2, sehingga diarahkan untuk koordinasi dengan pihak PKH di wilayah masing-masing,” kata Andik, Senin (1/9).
Sekolah Rakyat menyediakan 100 kuota untuk siswa baru. Namun jumlah pendaftar sudah menembus lebih dari 200 orang. “Memang banyak sekali yang berminat. Terbukti pendaftar mencapai 200 lebih, sementara kuota hanya 100. Jadi perlu assessment kembali agar bisa menambah kuota,” jelas Andik.
Menurutnya, tingginya minat tersebut harus dibarengi dengan dukungan fasilitas. Mulai dari kebutuhan seragam, fasilitas teknologi di sekolah, hingga pemenuhan makanan bergizi bagi siswa. Saat ini seragam, atribut, dan sepatu sudah mulai disalurkan. Untuk kebutuhan gizi, pihak sekolah menggandeng Puskesmas Mojoagung.
“Untuk makan masih menggunakan katering dari luar. Tapi kami tetap menjaga pemenuhan gizi dengan bekerja sama dengan Puskesmas Mojoagung untuk mengawasi kelayakannya,” jelas Andik.
Sementara itu, Pemkab Jombang berencana menyiapkan lokasi khusus Sekolah Rakyat Terintegrasi di kawasan utara Terminal Kargo Tunggorono. Saat ini kegiatan belajar mengajar masih menumpang di gedung SKB Mojoagung. (*)






