AQUVIVA Dorong Masyarakat Jaga Hidrasi Tubuh, Solusi Praktis Penuhi Kebutuhan Cairan Harian

oleh -143 Dilihat
IMG 20260215 WA0032
Dokter spesialis gizi, dr. Cut M. Hafiah, M.Gizi, SpGK, FINEM, AIFO-K, CSNC, CHt. (Foto: Dani)

KabarBaik.co, Jakarta – Kesadaran masyarakat dalam memenuhi kebutuhan cairan tubuh setiap hari masih menjadi tantangan tersendiri. Untuk mendorong kebiasaan hidrasi yang lebih teratur, AQUVIVA menghadirkan kampanye “3–2–1” sebagai panduan sederhana yang mudah diingat guna membantu masyarakat menjaga keseimbangan cairan tubuh, termasuk saat menjalani aktivitas padat maupun ibadah puasa.

Kampanye ini mengusung konsep konsumsi tiga botol air mineral berukuran 700 mililiter yang setara dengan sekitar dua liter air per hari, sebagai acuan praktis dalam memenuhi kebutuhan cairan harian.

Inisiatif tersebut dilatarbelakangi oleh berbagai temuan ilmiah yang menunjukkan masih rendahnya konsistensi masyarakat dalam menjaga asupan cairan. Sejumlah publikasi ilmiah yang dimuat dalam National Library of Medicine menyebutkan kebutuhan cairan orang dewasa umumnya berada pada kisaran 2 hingga 2,5 liter per hari. Namun, dalam praktiknya, banyak individu belum mampu memenuhinya secara rutin.

Kondisi serupa juga terlihat di Indonesia. Penelitian The Indonesian Regional Hydration Study (THIRST) mencatat sekitar 46,1 persen penduduk Indonesia mengalami dehidrasi ringan. Angka tersebut bahkan lebih tinggi pada kelompok remaja, yakni mencapai 49,5 persen, dibandingkan kelompok dewasa sebesar 42,5 persen. Data ini menunjukkan persoalan hidrasi tidak hanya berkaitan dengan pengetahuan, tetapi juga kebiasaan dan keteraturan pola minum sehari-hari.

Dokter Spesialis Gizi Klinik, dr. Cut M. Hafiah, M.Gizi, SpGK, FINEM, AIFO-K, CSNC, CHt., menjelaskan bahwa menjaga hidrasi bukan sekadar memenuhi jumlah cairan, tetapi juga memperhatikan pola konsumsi yang konsisten sepanjang hari.

“Tubuh memiliki mekanisme keseimbangan cairan yang sangat bergantung pada keteraturan asupan minum. Ketika konsumsi cairan tidak merata, seseorang dapat mengalami penurunan kenyamanan tubuh, seperti mudah lelah atau berkurangnya konsentrasi. Pada periode puasa, pengaturan pola minum menjadi semakin penting karena waktu konsumsi cairan terbatas,” ujarnya,. Minggu (15/2).

Menurutnya, panduan sederhana dapat membantu masyarakat membangun kebiasaan minum yang lebih terstruktur sehingga keseimbangan cairan tubuh tetap terjaga.

Senior Brand Manager AQUVIVA, Devi Chrisnatalia, mengatakan kampanye 3–2–1 merupakan bagian dari upaya perusahaan menghadirkan edukasi hidrasi yang praktis dan mudah diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

“Melalui konsep yang sederhana dan mudah diingat, masyarakat diharapkan dapat lebih disiplin menjaga kebutuhan cairan tubuh agar tetap nyaman menjalani aktivitas,” katanya.

Sebagai bagian dari komitmen menghadirkan produk air minum berkualitas, AQUVIVA menggunakan teknologi pemurnian berlapis yang dirancang untuk menjaga kemurnian air sekaligus mempertahankan kandungan mineral yang dibutuhkan tubuh. Upaya ini diharapkan dapat mendukung gaya hidup sehat dan seimbang di tengah dinamika aktivitas masyarakat modern. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Dani
Editor: Hairul Faisal


No More Posts Available.

No more pages to load.