Arumi Bachsin Sebut Digitalisasi Kesempatan Emas Perempuan untuk Maju dan Mandiri

oleh -145 Dilihat
Arumi Bachsin
Arumi Bachsin istri Wakil Gubernur Jatim Emil Dardak (Sugiantoro)

KabarBaik.co, Surabaya – Era digitalisasi yang menawarkan akses setara terhadap internet dan media sosial dinilai sebagai peluang besar bagi kaum perempuan. Hal tersebut disampaikan oleh Arumi Bachsin, istri Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Dardak, yang menekankan bahwa teknologi saat ini telah mengikis sekat diskriminasi gender maupun wilayah.

Menurut Arumi, kemudahan akses informasi kini terbuka lebar bagi siapa saja tanpa memandang latar belakang. Ia melihat fenomena ini sebagai momentum bagi perempuan untuk berdaya, baik melalui penguatan komunitas maupun peningkatan literasi keuangan.

“Ini sebenarnya adalah kesempatan emas untuk perempuan. Dengan adanya digitalisasi, sudah tidak ada lagi diskriminasi gender atau wilayah. Akses informasi, komunitas, hingga literasi keuangan kini sudah fair (adil). Justru gender perempuanlah yang sangat harus memanfaatkan ini untuk keuntungan ekonomi dan pengembangan diri,” ujar Arumi, usai menghadiri kegiatan seminar yang digelar IKWI PWI Jatim, Jumat (10/4).

Meski demikian, Arumi mengingatkan bahwa media sosial bak dua mata pisau. Di balik manfaatnya yang besar, terdapat risiko yang mengintai jika tidak disertai dengan kontrol diri dan kematangan emosi. Jika tidak bijak, penggunaan media sosial justru dapat mengganggu berbagai elemen kehidupan pribadi.

Edukasi Sejak Dini untuk Anak

Sebagai seorang ibu, Arumi memiliki strategi khusus dalam memperkenalkan dunia digital kepada anak-anaknya. Ia memilih untuk mengenalkan media sosial sejak dini melalui akun pribadinya, bukan membiarkan anak memiliki akun sendiri secara privat.

“Anak-anak tidak bisa hanya dinasihati, mereka belajar sambil melakukan. Saya kenalkan bahwa di media sosial kita bisa mengakses semua orang, tapi di sisi lain, kita juga bisa diakses oleh siapa pun, termasuk orang yang berniat jahat,” jelasnya.

Arumi secara konsisten memberikan pemahaman mengenai pentingnya menjaga privasi, seperti tidak sembarangan membagikan lokasi rumah atau aktivitas rutin. Hal ini sangat krusial, terutama bagi anak perempuan yang rentan terhadap risiko keamanan digital.

Ia juga menyoroti fenomena remaja yang sering terpukau atau “silau” dengan kehidupan para idola di media sosial yang terasa tanpa jarak. Baginya, pendampingan orang tua adalah kunci utama agar anak-anak tidak tersesat dalam luasnya dunia digital.

“Dunia mereka terbuka ke seluruh dunia. Sebagai orang tua, saya membekali mereka dengan pemahaman dan terus mendampingi agar mereka bisa merepresentasikan diri dengan baik dan tetap aman di ruang siber,” tutupnya. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Sugiantoro
Editor: Imam Wahyudiyanta


No More Posts Available.

No more pages to load.