KabarBaik.co, Surabaya – Memasuki hari keempat (H+4) Idul Fitri 1447 H, suasana di sejumlah jalan protokol Kota Surabaya mulai menunjukkan peningkatan volume kendaraan yang signifikan. Berdasarkan pantauan di lapangan pada Selasa (24/3), arus kendaraan yang memasuki wilayah Kota Pahlawan tampak mulai padat, menandakan dimulainya gelombang arus balik masyarakat pascalibur lebaran.
Kepadatan paling mencolok terlihat di gerbang utama sisi selatan, yakni Jalan Ahmad Yani. Kendaraan roda dua maupun roda empat dari arah luar kota, seperti Sidoarjo, Pasuruan, dan Malang, terpantau terus mengalir menuju pusat kota Surabaya. Meskipun volume kendaraan meningkat dibandingkan hari pertama dan kedua lebaran, arus lalu lintas di titik ini dilaporkan masih mengalir lancar tanpa kemacetan panjang yang berarti.
Peningkatan aktivitas ini sejalan dengan berakhirnya masa cuti bersama bagi sebagian sektor swasta dan pelaku usaha. Selain kepadatan di jalan raya, geliat ekonomi di Kota Surabaya juga mulai kembali normal. Beberapa indikatornya antara lain:
Aktivitas Perkantoran: Sejumlah perkantoran swasta dan layanan publik mulai kembali beroperasi meski belum sepenuhnya 100 persen. Pemerintah Kota Surabaya sendiri telah menyiagakan Sistem Piket Layanan Publik di berbagai instansi untuk memastikan kebutuhan warga tetap terlayani.
Pertokoan dan Pusat Perbelanjaan: Toko-toko di sepanjang jalan utama serta pusat perbelanjaan (mall) sudah mulai beraktivitas normal untuk melayani warga yang masih dalam suasana libur maupun yang sudah kembali dari mudik.
Pengamanan Ketat: Pihak Kepolisian melalui Operasi Ketupat Semeru 2026 terus melakukan penjagaan di titik-titik rawan kepadatan guna memastikan keamanan dan ketertiban lalu lintas selama masa arus balik ini.
Pemerintah kota juga mengimbau para pengendara untuk tetap waspada dan mematuhi rambu lalu lintas, mengingat adanya potensi peningkatan arus kendaraan yang diprediksi akan mencapai puncaknya hingga akhir pekan ini. (*)






