KabarBaik.co, Jember – Bupati Jember Gus Fawait memastikan seluruh fasilitas kesehatan di Kabupaten Jember dalam posisi siaga penuh selama libur Idul Fitri.
Langkah ini diambil guna mengantisipasi potensi lonjakan gangguan kesehatan akibat perubahan pola makan drastis yang biasanya terjadi saat momen Lebaran.
Gus Fawait menyoroti risiko kesehatan yang kerap muncul dari tradisi kuliner khas hari raya di tengah masyarakat.
“Kita tahu setelah puasa ada masa peralihan. Ditambah lagi budaya ngelencer (silaturahmi), di mana hidangan biasanya banyak mengandung santan dan lemak. Hal ini sering memicu peningkatan kebutuhan layanan medis,” ujar Gus Fawait, Selasa (24/3).
Untuk memastikan kesiapan di garda terdepan, Bupati menjadwalkan peninjauan langsung ke sejumlah Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) dan Rumah Sakit (RS) milik pemerintah.
Ia menegaskan bahwa tenaga medis (nakes) dan armada ambulans harus tetap tersedia meski di tengah suasana libur panjang.
“Saya akan turun langsung untuk meninjau kesiapan. Puskesmas hingga rumah sakit pemerintah sudah kita siagakan total,” tegasnya.
Selain fokus pada layanan kesehatan, Pemerintah Kabupaten Jember juga memperkuat koordinasi dengan, Kepolisian & Dishub, untuk pengaturan lalu lintas dan keamanan.
“Selain itu juga Satpol PP, untik pengawasan titik keramaian dan lokasi wisata,” katanya.
Nakes yang juga disiagakan di pos-pos strategis, Gus Fawait berharap masyarakat dapat merayakan Idul Fitri dengan rasa aman dan nyaman.
“Intinya, pemerintah berupaya maksimal memenuhi kewajiban pelayanan agar masyarakat bisa berlebaran dengan tenang dan penuh senyum,” pungkasnya. (*)






