Serap Aspirasi di Desa Lampeji, Gus Fawait Pastikan Usulan Warga Masuk APBD 2027

oleh -131 Dilihat
Bupati Gus Fawait memberikan sambutan dalam acara Bunga Desaku. (Aji)
Bupati Gus Fawait memberikan sambutan dalam acara Bunga Desaku. (Aji)

KabarBaik.co, Jember – Suasana hangat dan penuh antusiasme menyelimuti acara serap Bunga Desaku di Balai Desa Lampeji, Kecamatan Mumbulsari, Jember pada Senin (5/4).

Acara yang dihadiri ribuan pengurus RT/RW, Kader Posyandu, hingga anggota Linmas ini menjadi momentum penting dalam merumuskan arah kebijakan Kabupaten Jember ke depan.

Bupati Jember Gus Fawait menegaskan bahwa RT, RW, dan Kader Posyandu adalah ujung tombak pemerintahan yang paling dekat dengan rakyat. Oleh karena itu, apresiasi setinggi-tingginya layak diberikan kepada mereka yang selama ini menjadi garda terdepan dalam pelayanan publik dan kesehatan.

Gus Fawait menjelaskan bahwa acara ini bukan sekadar seremonial, melainkan wadah nyata untuk mendengar langsung keluhan dan harapan masyarakat.

“Harapan kami, semakin banyak masyarakat yang terjangkau, aspirasi yang masuk akan semakin riil sesuai kebutuhan di bawah. Jangan sampai pemerintah membuat kebijakan warna putih, padahal masyarakat butuhnya warna biru atau pink,” katanya.

Berbagai isu krusial pun mencuat, mulai dari jaminan kesejahteraan bagi para penggerak desa hingga akses kesehatan yang lebih merata. Aspirasi ini nantinya akan menjadi masukan berharga bagi Bappeda dan seluruh stakeholder dalam merumuskan kebijakan di PAPBD 2026 dan APBD 2027.

Ada yang menarik dalam paparan Gus Fawait mengenai pemerataan ekonomi. Ia menekankan pentingnya Government Expenditure atau belanja pemerintah yang tidak hanya terpusat di satu titik. Melalui filosofi Bunga Desa Gus Fawait ingin anggaran APBD tersebar hingga ke pelosok kecamatan dan desa.

“Ini bukan blusukan biasa. Tujuannya adalah pemerataan pertumbuhan ekonomi. Kita ingin APBD memancing perputaran uang di tingkat bawah agar masyarakat di pelosok juga merasakan dampaknya,” tambahnya.

Kabar gembira juga disampaikan Gus Fawait terkait kondisi ekonomi Jember. Ia mengungkapkan bahwa pertumbuhan ekonomi Jember pada tahun 2025 merupakan yang tertinggi. Yang lebih prestisius, Kabupaten Jember mencatatkan kenaikan Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar 36 persen tertinggi di Jawa Timur.

“Luar biasanya, PAD kita naik pesat tanpa menaikkan pajak. Bahkan beberapa pajak justru kita turunkan. Inilah yang kita sebut Jember Istimewa,” tegasnya.

Ke depan, Gus Fawait memasang target tinggi untuk menjadikan Jember sebagai kabupaten yang ramah investasi. Saat ini, nilai investasi yang masuk telah menembus angka Rp 2,5 triliun.

Menurutnya, kunci utama pengentasan kemiskinan adalah kombinasi antara belanja pemerintah yang tepat sasaran dan investasi yang kuat.

“Semakin banyak investasi, lapangan kerja akan terbentuk, pengangguran turun, dan otomatis kemiskinan akan berkurang. Kita ingin masyarakat Jember lebih sejahtera di masa depan,” pungkasnya. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Dwi Kuntarto Aji
Editor: Gagah Saputra


No More Posts Available.

No more pages to load.