Atap Rumah di Kupang Krajan Surabaya Ambrol Timpa 2 Balita

oleh -206 Dilihat
WhatsApp Image 2026 01 13 at 7.13.46 PM
Kondisi rumah yang atapnya ambrol dan menimpa balita (istimewa)

KabarBaik.co – Insiden memilukan terjadi di Jalan Kupang Krajan, Surabaya, pada Selasa (13/1) pagi. Atap rumah warga tiba-tiba ambrol dan menimpa penghuninya, termasuk dua balita yang tengah berada di dalam kamar.

Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Surabaya Linda Novanti mengatakan rumah tersebut dihuni oleh tujuh jiwa dari dua Kartu Keluarga (KK). Titik kerusakan utama berada pada bagian atap kamar tidur.

“Saat petugas melakukan pengecekan, ditemukan bahwa seluruh rangka atap bangunan sudah dalam kondisi lapuk. Hal ini sangat membahayakan karena berpotensi terjadi runtuhan susulan,” ujar Linda dalam keterangannya, Selasa (13/1).

Akibat kejadian ini, dua balita berinisial MFH dan MARH menjadi korban. Keduanya langsung mendapatkan penanganan medis darurat dari petugas BPBD di lokasi kejadian. Beruntung, kedua korban hanya mengalami luka lecet pada bagian bahu dan tangan.

Sebagai langkah antisipasi, petugas telah mensterilkan area dan mengimbau penghuni untuk tidak mendekati lokasi reruntuhan.

Mengingat kondisi bangunan yang sudah tidak layak huni, seluruh anggota keluarga kini terpaksa mengungsi ke rumah kerabat terdekat.

Tim BPBD Surabaya juga telah menyalurkan bantuan logistik dasar untuk meringankan beban para korban. Bantuan yang diberikan meliputi makanan, kasur, selimut, terpal, pakaian anak, hingga paket kebersihan keluarga.

Terkait perbaikan bangunan, Linda menambahkan bahwa rencana renovasi melalui program Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) kini sedang dalam penanganan pihak otoritas setempat.

“Untuk Rutilahu, saat ini sedang diproses oleh pihak Kelurahan Sawahan,” pungkasnya. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Sugiantoro
Editor: Imam Wahyudiyanta


No More Posts Available.

No more pages to load.