KabarBaik.co – Insiden memilukan terjadi di Jalan Kupang Krajan, Surabaya, pada Selasa (13/1) pagi. Atap rumah warga tiba-tiba ambrol dan menimpa penghuninya, termasuk dua balita yang tengah berada di dalam kamar.
Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Surabaya Linda Novanti mengatakan rumah tersebut dihuni oleh tujuh jiwa dari dua Kartu Keluarga (KK). Titik kerusakan utama berada pada bagian atap kamar tidur.
“Saat petugas melakukan pengecekan, ditemukan bahwa seluruh rangka atap bangunan sudah dalam kondisi lapuk. Hal ini sangat membahayakan karena berpotensi terjadi runtuhan susulan,” ujar Linda dalam keterangannya, Selasa (13/1).
Akibat kejadian ini, dua balita berinisial MFH dan MARH menjadi korban. Keduanya langsung mendapatkan penanganan medis darurat dari petugas BPBD di lokasi kejadian. Beruntung, kedua korban hanya mengalami luka lecet pada bagian bahu dan tangan.
Sebagai langkah antisipasi, petugas telah mensterilkan area dan mengimbau penghuni untuk tidak mendekati lokasi reruntuhan.
Mengingat kondisi bangunan yang sudah tidak layak huni, seluruh anggota keluarga kini terpaksa mengungsi ke rumah kerabat terdekat.
Tim BPBD Surabaya juga telah menyalurkan bantuan logistik dasar untuk meringankan beban para korban. Bantuan yang diberikan meliputi makanan, kasur, selimut, terpal, pakaian anak, hingga paket kebersihan keluarga.
Terkait perbaikan bangunan, Linda menambahkan bahwa rencana renovasi melalui program Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) kini sedang dalam penanganan pihak otoritas setempat.
“Untuk Rutilahu, saat ini sedang diproses oleh pihak Kelurahan Sawahan,” pungkasnya. (*)







