KabarBaik.co, Sidoarjo – Kemacetan di sejumlah titik di Sidoarjo mulai diurai dengan cara yang lebih cerdas. Dinas Perhubungan (Dishub) kini menerapkan sistem traffic light pintar yang mampu menyesuaikan durasi lampu secara otomatis berdasarkan kondisi lalu lintas di lapangan.
Inovasi ini memanfaatkan kamera CCTV canggih yang dipasang di persimpangan strategis. Teknologi tersebut tidak hanya merekam, tetapi juga mampu menghitung jumlah kendaraan yang melintas secara real time.
Kepala Dishub Kabupaten Sidoarjo Budi Basuki menjelaskan bahwa sistem ini sudah mulai diterapkan di beberapa titik padat. Di antaranya kawasan bawah flyover Waru, Jalan Raya Lingkar Timur (Maspion), Buduran, hingga Tulangan.
“CCTV traffic light yang kami pasang, khususnya di TL Waru bawah flyover, itu menggunakan kamera yang bisa meng-counting jumlah kendaraan yang melintas di jalur tersebut,” ujar Budi, kamis (26/3).
Ia menambahkan kamera tersebut mampu mendeteksi jenis kendaraan, mulai dari roda dua hingga roda empat. Dengan begitu, data yang dihasilkan lebih akurat untuk menentukan pengaturan lampu lalu lintas.
“Bisa mendeteksi, meng-counting jumlah R2 yang lewat, R4 yang lewat. Ada beberapa simpang yang baru kami pasang seperti itu,” jelasnya.
Tak hanya menghitung, sistem ini juga bersifat adaptif. Artinya, durasi lampu merah dan hijau akan menyesuaikan volume kendaraan di tiap arah secara otomatis.
“Counting itu menghitung, adaptif itu menyesuaikan volume. Waktunya menyesuaikan dengan volume lalu lintas kendaraan,” imbuhnya.
Dengan teknologi ini, jika arus kendaraan di satu sisi relatif sepi, maka waktu lampu hijau akan dipersingkat. Sebaliknya, jika terjadi kepadatan, durasi lampu hijau akan diperpanjang untuk mengurai antrean.
“Ketika di salah satu kaki simpang kendaraannya tidak terlalu banyak, ya mungkin waktu hijaunya diperkecil,” katanya.
Penerapan sistem ini merupakan bagian dari revitalisasi traffic light yang sudah ada, sekaligus peningkatan teknologi agar lebih responsif terhadap dinamika lalu lintas.
Saat ini, baru empat titik yang menggunakan sistem traffic light pintar. Namun ke depan, Dishub Sidoarjo berencana memperluas penerapannya di lebih banyak persimpangan.
“Ya mudah-mudahan kalau anggarannya ada, bisa kami tambah lagi,” pungkasnya. (*)







