KabarBaik.co – Operasi Keselamatan Semeru 2025 yang masih berlangsung rupanya tidak menyurutkan aksi balap liar di beberapa wilayah. Polsek Balongbendo mengamankan empat remaja yang diduga terlibat dalam aksi balap liar di Jalan Raya Bypass Balongbendo, Sidoarjo. Selain itu, tiga unit sepeda motor turut disita karena tidak sesuai standar dan tidak dilengkapi surat kendaraan.
Kapolsek Balongbendo AKP Sugeng Sulistiyono menjelaskan bahwa pihaknya mendapatkan laporan dari masyarakat sekitar pada Rabu (19/2) pukul 01.30 WIB dinihari Menindaklanjuti laporan tersebut, anggota kepolisian segera menuju lokasi kejadian untuk melakukan penertiban.
“Saat kami datang, mereka membubarkan diri. Kami amankan tiga kendaraan. Ada yang tidak sesuai standar dan ada yang tidak membawa surat kepemilikan kendaraan bermotor,” terangnya.
Para remaja yang diamankan sebagian besar masih di bawah umur. Mereka mengaku hanya menonton balap liar yang terjadi di lokasi tersebut. Namun, karena kendaraan mereka tidak memenuhi standar dan tidak dilengkapi surat resmi, tindakan tetap dilakukan oleh kepolisian.
Berdasarkan hasil interogasi, balap liar yang mereka saksikan melibatkan dua kelompok dari Mojokerto dan Gresik. Aksi tersebut diduga telah direncanakan sebelumnya dan berlangsung di tengah malam saat kondisi jalan sepi.
Bahkan, salah satu remaja yang diamankan berasal dari Pasuruan, sementara lainnya berasal dari Sukodono dan Tarik, Sidoarjo.
Keberadaan mereka di lokasi balap liar pada dini hari menjadi perhatian kepolisian dalam upaya menekan angka pelanggaran lalu lintas dan menjaga ketertiban umum.
“Kami perbolehkan pulang setelah kami panggil orang tua mereka. Ini juga sebagai pembelajaran untuk orang tua agar lebih mengawasi anaknya,” lanjutnya.
Untuk mencegah kejadian serupa, Polsek Balongbendo akan terus meningkatkan patroli di Jalan Raya Bypass Balongbendo dan sejumlah titik rawan lainnya. Patroli akan lebih intensif dilakukan pada akhir pekan, mengingat tingginya aktivitas balap liar di wilayah tersebut. (*)