Banjir Luapan Sungai Lubawang Rendam Seribuan Rumah di Situbondo

oleh -124 Dilihat
Resizer 17690058145511.jpg
Kemacetan arus lalu lintas di jalur pantura, Dusun Kembangsambi, Desa Pasir Putih, Situbondo, Jawa Timur. Rabu (21/1/2026) malam, ANTARA/HO-BPBD Situbondo

KabarBaik.co – Banjir luapan air Sungai Lubawang menerjang seribuan rumah warga yang tersebar di sejumlah desa di Kecamatan Besuki, Situbondo, Rabu (21/1) malam. Desa yang terdampak adalah Desa Jetis, Desa Blimbing, Desa Langkap, Desa Besuki, Desa Demung, dan Desa Pesisir.

“Sebelum terjadi banjir, di wilayah Kecamatan Besuki dan sekitarnya diguyur hujan deras disertai angin kencang sejak pukul 15.00 WIB hingga pukul 21.00 WIB,” ujar Camat Besuki Yakup Alex Susanto saat dihubungi di Situbondo, pada Rabu (21/1) malam.

Menurut Yakup, hujan dengan intensitas cukup tinggi disertai angin kencang selama beberapa jam itu mengakibatkan Sungai Lubawang dan beberapa anak sungai meluap karena tak mampu menampung debit air.

Luapan air sungai tersebut kemudian menggenangi rumah warga. Ketinggian banjir dilaporkan hingga mencapai dada orang dewasa atau sekitar satu meter.

“Kalau ketinggian air rata-rata 40 centimeter hingga satu meter, dan terparah ketinggian banjir luapan sungai tersebut yakni di Desa Pesisir dan sebagian juga di Desa Besuki. Perkiraan sementara ada seribuan rumah terdampak,” katanya.

Informasi yang dihimpun ANTARA, banjir luapan air Sungai Lubawang juga merendam rumah-rumah warga Desa Kalianget, Kecamatan Banyuglugur.

Tak hanya merendam rumah-rumah warga, banjir luapan air sungai juga menggenangi jalan raya pantai utara (pantura) di Kecamatan Besuki dan Kecamatan Banyuglugur.

Sampai dengan Kamis dini hari, petugas BPBD, Tagana, TNI/Polri berada di lokasi dan melakukan asesmen dampak bencana banjir yang terjadi di sejumlah titik di Kecamatan Bungatan, Kecamatan Mlandingan, Kecamatan Besuki, dan Kecamatan Banyuglugur. (ANTARA)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Editor: Imam Wahyudiyanta


No More Posts Available.

No more pages to load.