Bantah Isu Pemecatan Massal, Ketua Umum GPK Tegaskan Soliditas Internal PPP Tetap Terjaga

oleh -713 Dilihat
PPP ILUSTRASI
Ilustrasi

KabarBaik.co, Jakarta- Ketua Umum Gerakan Pemuda Ka’bah (GPK), Imam Fauzan A. Uskara, membantah tegas tudingan adanya pemecatan massal ratusan pengurus DPW dan DPC Partai Persatuan Pembangunan (PPP). Sebelumnya, isu tersebut dilontarkan oleh Sekjen GPK, Thobahul Aftoni.

Fauzan menilai pernyataan tersebut sebagai narasi provokatif yang berpotensi memperkeruh situasi internal partai, terutama di tengah berlangsungnya agenda konsolidasi organisasi.

“Apa yang disampaikan saudara Toni adalah narasi provokatif di tengah dinamika internal. Pernyataan tersebut sama sekali tidak mewakili sikap GPK yang selama ini konsisten mendukung kepengurusan partai yang sah sesuai keputusan pemerintah,” ujar Fauzan kepada media, Minggu (19/4).

Dia menegaskan, saat ini PPP justru tengah fokus memperkuat struktur internal melalui rangkaian Musyawarah Wilayah (Muswil) hingga Musyawarah Cabang (Muscab) yang masih berlangsung di berbagai daerah. “Seluruh kader dalam struktur organisasi yang sah tetap solid hingga ke tingkat bawah,” tambahnya.

Lebih lanjut, Fauzan memastikan tidak pernah ada kebijakan pemecatan massal seperti yang ditudingkan. Dia menyebut, langkah yang dilakukan DPP PPP merupakan bagian dari penataan organisasi yang berjalan sesuai mekanisme dan konstitusi partai.

Fauzan menjelaskan, penunjukan pelaksana tugas (Plt) di sejumlah wilayah dilakukan karena kepengurusan sebelumnya tidak menjalankan kewajiban organisasi, seperti tidak melaksanakan Muswil di tingkat provinsi sebagaimana diatur dalam aturan partai.

Sementara itu, di tingkat Dewan Pimpinan Cabang (DPC), perubahan kepengurusan umumnya disebabkan habisnya masa berlaku Surat Keputusan (SK), bukan karena pemberhentian.

“Banyak kepengurusan yang masa berlaku SK-nya telah habis, sehingga diperpanjang dengan komposisi yang sama. Jadi bukan diberhentikan, melainkan diperpanjang masa tugasnya agar roda organisasi tetap berjalan,” jelas Fauzan.

Sebagai contoh, ia menyebut di Jawa Timur terdapat 26 dari total 38 DPC yang masa berlaku SK-nya habis dan kemudian diperpanjang dengan susunan pengurus yang sama.

Di akhir pernyataannya, Fauzan mengajak seluruh kader untuk menahan diri dan tidak menyebarkan narasi yang berpotensi memecah belah partai. Ia menekankan bahwa soliditas internal menjadi kunci utama dalam menghadapi agenda politik ke depan, termasuk persiapan verifikasi Pemilu 2029.

“Saya berharap semua pihak bisa menahan diri. Jangan lagi ada narasi yang memicu perpecahan. Saat ini yang jauh lebih penting adalah fokus pada persiapan verifikasi Pemilu 2029 dan memperkuat konsolidasi hingga ke tingkat akar rumput,” pungkasnya.

Sebetulnya, agar dinamika tidak terus berkembang, elite DPP PPP bisa memberikan penjelasan terbuka kepada publik dan bukan saling bantah di kalangan badan otonom mereka. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini



No More Posts Available.

No more pages to load.