KabarBaik.co, Jombang– Wakil Ketua DPRD Jombang M. Syarif Hidayatulloh menyoroti masih banyaknya jabatan eselon II B di lingkungan Pemkab Jombang yang hingga kini belum terisi secara definitif dan masih dirangkap pelaksana tugas (Plt).
Menurut Syarif, pengisian jabatan yang kosong sangat penting untuk memastikan kinerja Organisasi Perangkat Daerah (OPD) berjalan optimal.
“Kalau rangkap jabatan, saya yakin akan kurang fokus terhadap masalah di OPD terkait. Makanya, kami berharap Bupati segera mengisi jabatan-jabatan yang kosong,” kata Syarif saat dikonfirmasi, Rabu (4/2).
Ketua DPC Partai Demokrat Jombang itu menegaskan, pengisian jabatan harus dilakukan secara profesional dan sesuai ketentuan yang berlaku, mulai dari kepangkatan, keahlian, hingga kemampuan, bukan berdasarkan titipan.
“Saya percaya Bupati sedang mengevaluasi dan menyeleksi yang kompeten untuk mengisi posisi-posisi kosong. Pesan kami, pengisian harus sesuai aturan, keahlian, dan kemampuan, bukan titipan,” ujarnya.
Terkait rencana pelaksanaan seleksi terbuka (selter) jabatan, Syarif berharap proses tersebut dilakukan secara transparan dan adil.
“Saya berharap transparansi sehingga masyarakat juga bisa mengetahui proses seleksi. Penilaian harus berdasarkan kemampuan dan keahlian yang bersangkutan,” ucapnya.
Syarif juga mengapresiasi sikap kehati-hatian Bupati Jombang dalam menentukan pejabat definitif, mengingat pentingnya memilih figur yang tepat dan memahami kondisi daerah.
“Yang tepat adalah yang memahami kondisi Jombang. Jadi, kehati-hatian Bupati sangat kami hargai,” ungkapnya.
Pengisian jabatan eselon II B ini menjadi perhatian publik dan DPRD karena dinilai berpengaruh terhadap efektivitas jalannya pemerintahan di Kabupaten Jombang.
Hingga awal Februari 2026, tercatat lima jabatan setingkat kepala OPD masih kosong. Empat di antaranya diisi Plt, yakni Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, serta Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman. Selain itu, satu jabatan Staf Ahli Bupati juga belum terisi secara definitif.
Jumlah pejabat rangkap jabatan bertambah setelah Asisten I Sekretariat Daerah Kabupaten Jombang, Purwanto, ditunjuk sebagai Plt Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian menyusul purna tugas Suwignyo per 1 Februari 2026. (*)






