KabarBaik.co – Kabar mengejutkan datang dari rencana pembenahan fasilitas olahraga di Kabupaten Jember. Anggaran perbaikan atap Jember Sport Garden (JSG) yang sebelumnya telah direncanakan justru diketahui tidak tercantum dalam dokumen APBD tahun 2026.
Hal ini diungkapkan oleh Ketua Komisi B DPRD Jember, Candra Ary Fianto pada Kamis (8/1).
Ia mengatakan bahwa saat dalam rapat dengar pendapat Komisi B bersama Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) telah dibahas terkait perbaikan JSG.
“Pernah kami bahas karena persoalan ini menjadi perhatian serius, mengingat kondisi fisik stadion kebanggaan warga Jember tersebut sudah sangat memprihatinkan, terutama pada bagian atap yang mengalami kerusakan parah,” ujar Candra.
Ia mengungkapkan pada pembahasan awal APBD 2025 sebenarnya sudah dialokasikan anggaran sekitar Rp 500 juta untuk perbaikan atap JSG. Namun, saat dilakukan pengecekan kembali pada dokumen APBD 2026, anggaran tersebut justru tidak ditemukan.
“Setelah kami tanyakan ke OPD terkait dan melihat dokumen APBD 2026, ternyata anggaran itu sudah tidak ada lagi. Padahal di awal 2025 sempat dianggarkan sekitar 500 juta,” ungkap politisi PDIP itu.
Ketiadaan anggaran ini dinilai kontradiktif dengan target besar Pemerintah Kabupaten Jember di bidang olahraga. Pasalnya, Jember dijadwalkan menjadi salah satu tuan rumah gelaran Porprov (Pekan Olahraga Provinsi) Jawa Timur tahun 2026.
“Target Jember tidak main-main, yakni membidik 10 medali emas. Selain prestasi atlet, kelayakan sarana dan prasarana seperti lapangan, rumput, hingga fasilitas penunjang di JSG seharusnya menjadi prioritas utama untuk mendukung kesuksesan acara tersebut,” katanya.
Menyikapi hal ini, Badan Anggaran (Banggar) DPRD Jember telah berkomunikasi dengan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD). Dewan mendorong adanya pergeseran anggaran di Dinas Cipta Karya agar perbaikan JSG tetap bisa dilaksanakan.
“Perbaikan atap dan perawatan lapangan JSG harus menjadi prioritas utama. Apalagi antusiasme masyarakat terhadap sepak bola sedang tinggi-tingginya seiring dengan tren positif Persid Jember,” tambahnya.
Ia menambahkan, Komisi Bberencana memanggil kembali dinas-dinas terkait, termasuk Dispora dan Cipta Karya, pada akhir Januari ini.
“Agenda utama pertemuan tersebut adalah mengevaluasi capaian program tahun 2025 serta memastikan rencana kerja tahun 2026 berjalan selaras dengan visi misi Bupati Jember,” pungkasnya.(*)







